Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buah Manis dari Kinerja, Saham BRI (BBRI) Cetak Level All Time High

Saham BBRI melesat hingga ke levelall time high di level Rp4.940 pada akhir perdagangan Selasa (26/4/2022).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 27 April 2022  |  09:10 WIB
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) Sunarso menjawab pertanyaan awak media sesuai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (18/2/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) Sunarso menjawab pertanyaan awak media sesuai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (18/2/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja positif yang ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI berbuah manis terhadap meningkatnya kepercayaan investor. Pasalnya, saham BBRI melesat hingga ke level all time high di level Rp4.940 pada akhir perdagangan Selasa (26/4/2022).  

Direktur Utama BRISunarso mengatakan kepercayaan investor terhadap perusahaan akan terus diimbangi dengan kemampuan BRI dalam menciptakan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Selain nilai saham yang menyentuh all time high, kapitalisasi pasar BBRI juga melesat hingga mencapai Rp748,7 triliun pada penutupan hari yang sama.

“BRI terus berupaya memperkuat fundamental bisnis dengan mengangkat potensi di sektor UMKM. Respon positif pelaku pasar terhadap saham BBRI ini menjadi pemicu agar BRI terus meningkatkan kinerja serta menciptakan pertumbuhan baru melalui serangkaian strategi yang disiapkan,” ujar Sunarso, Selasa (26/4/2022).

Menurut Sunarsocapaian all time high saham BBRI tersebut menjadi indikasi investor merespon positif terhadap penerapan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko di situasi yang masih menantang.

Sebagaimana diketahui, kinerja keuangan BRI mencatatkan pencapaian positif dari torehan laba bersih sebesar Rp12,22 triliun atau tumbuh 78,13 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Melesatnya laba bersih BBRI juga disebabkan karena mulai pulihnya sektor UMKM yang berdampak positif terhadap penyaluran kredit konsolidasian BRI yang mencapai Rp1.075,93 triliun pada kuartal I/2022.

Artinya, kredit yang disalurkan BBRI tumbuh sebesar 7,43 persen yoy. Sunarso menyatakan bahwa pertumbuhan kredit tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit perbankan nasional sebesar 6,65 persen.

Di samping itu, kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas memadai dan permodalan yang kuat. Hal ini terlihat dari LDR bank secara konsolidasian yang tercatat sebesar 86,96 persen dengan CAR 24,61 persen.

“Perseroan optimistis kinerja di tahun ini mampu melampaui kinerja sebelum pandemi, dengan penyaluran kredit yang diprediksi patok tumbuh 9-11 persen yoy hingga akhir tahun 2022. Optimisme ini selaras dengan sinyal kebangkitan dari UMKM yang merupakan fokus utama bisnis BRI,” tutupnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri bbri
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top