Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top! BRI (BBRI) Dapat Titel Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia dari Forbes

Adapun, secara internasional, BRI menempati ranking ke-349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke-362 pada tahun lalu.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  16:21 WIB
Nasabah berada didekat logo bank BRI di Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha
Nasabah berada didekat logo bank BRI di Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 World’s Largest Public Companies in Indonesia.

Selain BRI, terdapat 7 perusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, dan 4 di antaranya adalah perusahaan BUMN. Dengan pencapaian ini, emiten bank dengan kode saham BBRI ini menempati peringkat tertinggi di Indonesia selama 8 tahun berturut-turut.

Adapun, secara internasional, BRI menempati ranking ke-349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke-362 pada tahun lalu. Untuk meraih posisi bergengsi tersebut, terdapat 4 aspek yang dinilai oleh Forbes, yakni aspek sales, profit, aset, dan market value.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan prestasi ini merupakan bukti bahwa perseroan mampu menjaga kinerja positif yang berkelanjutan dengan manajemen risiko yang sangat terukur.

“Hal ini tentu menjadi prestasi bagi perseroan, karena kendati ekonomi dihadang krisis akibat pandemi Covid-19, BRI tetap mampu menjaga kinerja positif,” ujar Sunarso dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5/2022).

Dia menambahkan bahwa capaian itu diraih oleh perseroan dengan kembali fokus pada pemberdayaan dan penyelamatan segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Selain itu, BRI juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, sangat layak jika prestasi tersebut didedikasikan bagi seluruh nasabah BRI dan Insan BRILiaN [pekerja BRI] di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Mengutip data Forbes, volume sales BRI tercatat mencapai US$12,77 miliar. Sementara itu, profit perseroan mencapai US$2,17 miliar, aset US$117,74 miliar dan market value sebesar US$50,14 miliar.

Dalam penilaian tersebut, Forbes menggunakan data dari sistem FactSet Research untuk menyaring 2.000 perusahaan publik terbesar di seluruh dunia yang dilihat dari empat aspek tersebut. Terdapat pula banyak faktor yang digunakan untuk melakukan pemeringkatan.

Semisal, ketepatan waktu pengumpulan data, kebijakan pelaporan perusahaan, kebijakan pelaporan khusus negara, dan jeda waktu antara saat perusahaan merilis data keuangannya dan ketika database Forbes memverifikasinya untuk pemeringkatan.

Forbes juga memeriksa kualitas data keuangan yang diunduh menggunakan sumber data lain dan laporan keuangan perusahaan yang tersedia. Dalam proses penilaiannya, Forbes membuat empat daftar terpisah dari 2.000 perusahaan terbesar di masing-masing aspek.

Setiap aspek memiliki syarat minimum yaitu sales senilai US$5,5 miliar, profit sebesar US$493 juta, ase US$13,7 miliar dan market value sebesar US$7,6 miliar. Sebuah perusahaan setidaknya harus memenuhi satu aspek agar memenuhi syarat untuk peringkat akhir Forbes Global 2000.

Di tengah kondisi ekonomi yang terus bangkit dan beranjak pulih dari pandemi, BRI mampu melanjutkan kinerja cemerlangnya pada tahun ini. Pada kuartal I/2022, BRI mencatatkan laba Rp12,22 triliun atau tumbuh 78,13 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sementara itu, posisi aset BRI Group per akhir Maret 2022 mencapai Rp1.650,28 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 8,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sunarso menyatakan bahwa melalui kinerja perseroan yang positif, BRI mampu mempertahankan peringkat teratas di Indonesia, serta mampu naik peringkat di skala internasional. Ini membuktikan perusahaan BUMN semakin diapresiasi dunia luar.

“Ke depan kami akan terus berkomitmen untuk menciptakan value, baik ekonomi maupun sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Sunarso.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri
Editor : Dionisio Damara

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top