Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bos BCA Tiba-tiba Minta Maaf ke Nasabah, Ada Apa?

Presdir BCA minta maaf apabila ada gangguan yang membuat mobilitas pengguna terganggu.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memberikan keterangan saat Paparan Kinerja Keuangan BCA Semester I 2022 di Jakarta, Rabu (27/7/2022). Bisnis
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memberikan keterangan saat Paparan Kinerja Keuangan BCA Semester I 2022 di Jakarta, Rabu (27/7/2022). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja menuturkan pihaknya terus menjaga sistem layanan pembayaran perbankan agar ramah pengguna (user-friendly). Baginya eror dalam sistem pembayaran adalah suatu yang tak terhindari.

Akan tetapi, Jahja memastikan pemulihan sistem dilakukan secepat mungkin demi memberikan kenyamanan kepada nasabah dalam melakukan transaksi.

“Namanya teknologi enggak bisa ditebak, kadang-kadang dia [sistem] ngadat, sedikit perlu sabar [para] nasabah, kami mohon maaf juga kalau ada merasa ada gangguan sedikit,” ujarnya dalam paparan kinerja kuartal III/2023, Kamis (19/10/2023).

Hal ini diucapkan kala dirinya menyebut proses bisnis BCA tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan politik atau peristiwa politik seperti pemilu, karena fokus mereka lebih pada menyediakan layanan yang andal dan nyaman bagi nasabah.

Sebelumnya, layanan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), yaitu BCA Mobile dan myBCA memang sempat mengalami gangguan atau eror. Hal ini terlihat saat pengguna tak bisa melakukan pengecekan saldo, karena layar hanya memunculkan tampilan loading.  

Bahkan saat indikator lampu sudah hijau, nasabah juga tak bisa melakukan pengiriman uang. Setelah beberapa menit, muncul tulisan "Sementara transaksi tidak dapat diproses, ulangi beberapa saat lagi".

Adapun, gangguan tersebut menyebabkan BCA menjadi trending topic di aplikasi X (dahulu bernama Twitter), dimana banyak pengguna meminta pihak bank untuk melakukan pengecekan. 

Pada kesempatan terpisah, Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Armand Hartono pun menjelaskan kondisi tersebut wajar terjadi dan pihaknya berkomitmen untuk menangani secepat mungkin.

“Sebenarnya [layanan eror] kita itu enggak sering, Tapi, karena pengguna kita besar, dan dalam beberapa menit ratusan transaksi itu ada, ya jadi kesannya besar. Tapi itu [masalah] langsung kita bersihkan dalam hitungan menit saja,” ujarnya saat ditemui Bisnis, usai agenda Indonesia Knowledge Forum (IKF) XII – 2023, Rabu (11/10/2023).  

Sebagai sosok yang bertanggung jawab atas layanan digital, dia mengatakan gangguan yang terjadi pada suatu layanan digital itu bukanlah kesalahan siapapun.

Bahkan, layanan yang dilaporkan mengalami gangguan pada waktu yang bersamaan dengan tanggal gajian karyawan pun dinilai sebagai suatu ‘probability’ 

“Namanya juga sistem. Memang di sistem itu kadang-kadang bisa ada hardware, software atau apa ya nyangkut dikit harus dibenerin. Selepas dibenerin, ya kemudian jalan lagi, begitu aja,” terangnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper