Bank Dipo buka unit syariah

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 September 2011  |  19:45 WIB

 

JAKARTA: Sampoerna Group menyatakan akan membuka unit usaha syariah PT Bank Dipo Internasional paling lambat kuartal II/2012. Unit usaha syariah tersebut akan fokus pada pembiayaan mikro.
 
Hal tersebut diungkapkan oleh Indra W. Supriadi, Direktur Utama Sahabat UKM, lembaga keuangan mikro milik Sampoerna Group. Indra juga ikut menyerahkan rencana bisnis setelah Sampoerna resmi mengakuisisi Bank Dipo, beberapa waktu lalu.
 
"Dalam rencana bisnis yang kami sampaikan ke BI bahwa akuisisi Bank Dipo dilakukan secara konvensional dan dikemudian hari terbuka kemungkinan akan hadir unit usaha syariah," ujarnya hari ini.
 
Penjelasan Indra ini sekaligus meluruskan pemberitaan yang berkembang sebelumnya bahwa Sampoerna sebagai pemilik baru akan mengkonversi Bank Dipo sebagai bank syariah.
 
Indra menjelaskan pembukaan unit syariah ini bertujuan dalam rangka melakukan penetrasi pasar mikro. Selama ini, lanjutnya, Bank Dipo cenderung menggarap pembiayaan pada segmen usaha kecil dan menegah. 
 
"Kami ingin turun ke bawah atau mikro dan kami melihat yang lebih cocok adalah syariah. Karena dengan syariah nasabah akan gampang dirangkul dengan silahturahmi," ujarnya.
 
Pembukaan unit usaha syariah ini akan dilaksanakan pada awal tahun depan atau paling lambat pada kuartal II. Bank Dipo akan menyetorkan modal Rp100 miliar, yang merupakan modal minimal dalam pembukaan unit usaha syariah sesuai ketentuan Bank Indonesia.
 
Dia menambahkan pembukaan unit baru ini sekaligus strategi pengenalan sistem syariah kepada nasabah existing dari Bank Dipo. "Kami juga ingin mengukur seberapa besar penerimaan nasabah terhadap unit syariah," ujarnya. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Donald Banjarnahor

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top