Bank Commonwealth rilis CommWay

JAKARTA: PT Bank Commonwealth meluncurkan layanan CommWay, yang merupakan paket produk tabungan, investasi dan kredit pemilikan rumah, dengan target masyarakat kelas menengah.Melalui layanan ini, nasabah bisa memiliki tabungan sekaligus akses terhadap
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 September 2011  |  17:36 WIB

JAKARTA: PT Bank Commonwealth meluncurkan layanan CommWay, yang merupakan paket produk tabungan, investasi dan kredit pemilikan rumah, dengan target masyarakat kelas menengah.Melalui layanan ini, nasabah bisa memiliki tabungan sekaligus akses terhadap produk investasi reksa dana dan asuransi hingga mendapatkan Kredit Pemilikan RumahRian E. Kaslan, Executive Vice President, Head of Product, Marketing and Services Bank Commonwealthh, mengatakan layanan CommWay ditawarkan kepada segmen kelas menengah yang ingin membangun kekayaaan mereka.Sebagai nilai tambah, dalam layanan ini Bank Commonwealth akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memahami investasi reksa dana dan asuransi, hingga KPR.“Kami bukan bank pertama yang menawarkan reksa dana, asuransi dan KPR. Tapi kami memberikan akses kepada masyarakat kelas menengah untuk dapat menikmati produk-produk tersebut,” ujarnya hari ini.Dia menjelaskan produk tersebut diantaranya tabungan dengan setoran awal minimal Rp500 ribu, investasi ke lebih 60 produk reksa dana dengan iuran mulai Rp100 ribu per bulan, dan produk asuransi dengan premi mulai Rp700 ribu per bulan. “Kami juga menawarkan KPR dengan suku bunga bersaing,” ujarnya.Rian menambahkan, salah satu tujuan diluncurkannya CommWay menghimpun nasabah baru dari Commonwealth, guna meningkatkan porsi dana murah. Dia menargetkan jumlah nasabah bisa meningkat 40% setiap tahun dan dana murah bisa tumbuh 30% setiap tahun dengan mengandalkan CommWay.“Selama ini funding dana murah kami tumbuh sekitar 20% per tahun. Dengan CommWay kami harapkan dana murah bisa meningkat sekitar 30% per tahun,” ujarnyaHingga Juni 2011, dana pihak ketiga dari Commonwealth tercatat Rp10,3 triliun dengan komposisi sebesar 60% adalah dana murah, yakni tabungan dan giro dan sisanya sebesar 40% adalah deposito. “Ke depan kami akan terus mengembangkan dana murah,” ujarnya.Jumlah nasabah Bank Commonwealth pada akhir Juni 2011 mencapai 130.000, naik sekitar 20,37% dibandingkan dengan akhir 2010 yang tercatat 108.000.Sementara itu, Direktur Retail and Business Banking Commonwealth Ian Whitehead mengatakan layanan CommWay diluncurkan karena perseroan memahami kebutuhan kelas menengah."Kami memahami kebutuhan dari segmen kelas menengah ini, oleh karena itu sejak jauh hari telah mulai membangun fondasi kerja yang menempatkan kami dalam posisi yang tepat untuk melayani kelas menengah Indonesia," ujarnya.Menurut dia, retail banking kelas menengah merupakan salah satu dari empat segmen fokus pertumbuhan Commonwealth diluar High-Net Worth Individuals, usaha kecil menengah dan korporasi. (20/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Donald Banjarnahor

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top