Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERBANKANMinim SDM, bank enggan ekspansi ke daerah

 
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  13:20 WIB

 

SURABAYA: Minimnya SDM perbankan dan tingginya pembajakan karyawan membuat sejumlah bank umum di Surabaya enggan ekspansi ke wilayah kabupaten/kota.
 
Sebagai dampaknya penyebaran sektor usaha di Jatim tidak merata karena penyaluran kredit hanya menumpuk di  Surabaya.
 
Herman Halim Ketua Perbanas Jatim mengatakan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perbankan yang masih terbatas membuat bank berpikir dua kali untuk ekspansi ke daerah. Belum lagi masalah pembajakan karyawan bank yang juga masih tinggi. 
 
Bank, lanjutnya menghadapi  dilema untuk memperluas bisnisnya di daerah tingkat II. Di satu pihak para bankir ini mengakui bahwa potensi bisnis lembaga keuangan di beberapa daerah mulai menggeliat. Akan tetapi di pihak lain bank kesulitan  menempatkan SDM di wilayah bersangkutan.
 
"Bank bisa saja menugaskan karyawannya untuk ekspansi ke daerah, akan tetapi hal itu tidak mudah, mengingat ancaman pembajakan karyawan bank di Indonesia masih relatif tinggi." ujarnya hari ini, Rabu 23 Mei 2013. 
 
Di samping itu tidak meratanya infrastruktur di daerah juga menjadi salah satu penyebab bank enggan memperluas jaringannya ke wilayah bersangkutan. Di Jatim misalnya beberapa daerah seperti Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Bondowoso dan Situbondo masih belum potensial untuk pengembangan bisnis perbankan.
 
Herman membenarkan dengan kondisi seperti itu aliran dana  perbankan yang beroperasi di Jatim sulit untuk bisa merata. Bahkan sampai saat ini tetap menumpuk  di Surabaya. 
 
Sepanjang Januari-Maret 2012 misalnya, penyaluran kredit di Surabaya sudah mencapai Rp107,72 triliun, 56,2% dari total kredit per Maret 2012 yang tercatat Rp192,8 triliun. Sementara Malang yang menduduki posisi kedua, pendistribusian kredit perbankan hanya tercatat 
Rp16,5 triliun atau hanya 8,5%. 
 
Proporsi kredit yang tercatat di KBI Kediri malah hanya Rp10,9 triliun, sedangkan di Kabupaten  Jember hanya setara Rp8,24 triliun. Sementara  Kabupaten Gresik  proporsi aliran kredit dari perbankan hanya 2,74% atau sekitar Rp5,27 triliun.
 
Berdasaran catatan BI Surabaya per Maret 2012 total bank umum yang beroperasi di seluruh Jatim mencapai 78 perusahaan. Sementara jumlah jaringan kantornya tercatat 3.468 unit. (sut)
 
 

BACA JUGA: 

·  BP Siapkan Rp102,3 Triliun untuk Kilang Tanggung·  Investor Wait & See, S&P 500 Naik-Dow Jones Turun·  Harga  Minyak Turun Lagi ke US$91,66·  Spekulasi China Selamatkan Indeks 

READ MORE:

·  Jakarta Stocks Drop 44.94 Points In Morning Session

·  Suzuki Ertiga Orders Soars Over 12,000 Units

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top