Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

REGULASI BANK: 92 Bank Harus Lepas Saham Senilai Rp265,94 Triliun

 

 

JAKARTA: Terdapat 92 bank yang bakal terkena dampak pembatasan kepemilikan saham maksimum 40%. Ekspektasi nilai saham yang harus dilepas mencapai Rp265,94 triliun dengan asumsi tiga kali nilai buku.

 

Berdasarkan penelitian Biro Riset Infobank per Mei 2012, dari 120 bank umum terdapat 92 bank yang memiliki saham mayoritas lebih dari 40% dengan nilai modal mencapai Rp358,16 triliun.

 

Adapun ekspektasi nilai saham yang harus dilepas mencapai Rp88,65 triliun. Apabila dengan asumsi dua kali nilai buku (price book value) maka nilainya mencapai Rp177,29 triliun, sedangkan dengan asumsi tiga kali nilai buku mencapai Rp265,94 triliun.

 

Direktur Biro Riset Infobank Eko B. Supriyanto mengatakan pelepasan saham perbankan untuk memenuhi aturan kepemilikan ini mencapai ratusan triliun dan jika dilakukan secara langsung akan membawa implikasi besar.

 

“Oleh karena itu sangat bijak jika Bank Indonesia memberi masa transisi yang relatif panjang," ujarnya dalam peluncuran Rating 120 Bank Versi Infobank, Kinerja Terbaru dan Babak Baru Kepemilikan Bank di Jakarta, hari ini.

 

Sebelumnya mengemuka rencana pembatasan kepemilikan saham maksimum 40% untuk pemegang saham dari institusi keuangan, sedangkan non-lembaga keuangan maksimum 30% dan kepemilikan individu maksimum 20%.

 

Dia mengutarakan bahwa ada dua hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, tidak mudah menjual saham dari 92 bank yang terkena aturan kepemilikan saham baru ini. Kedua, menyangkut harga di pasar yang sudah pasti akan turun karena over supply saham bank. (yus)

 

 

 BACA JUGA: 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor
Sumber : Hendri T. Asworo & Dinda Wulandari

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper