MANDIRI DI MALAYSIA: Belum ada pemberitahuan resmi

JAKARTA-- PT Bank Mandiri Tbk belum menerima pemberitahuan resmi dari Bank Sentral Malaysia tentang pemberian izin pendirian kantor cabang di Malaysia.Ketika dikonfirmasi oleh Bisnis, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan pihaknya belum
Edwina
Edwina - Bisnis.com 19 Desember 2012  |  23:32 WIB

JAKARTA-- PT Bank Mandiri Tbk belum menerima pemberitahuan resmi dari Bank Sentral Malaysia tentang pemberian izin pendirian kantor cabang di Malaysia.Ketika dikonfirmasi oleh Bisnis, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan pihaknya belum menerima pernyataan resmi dari BNM.Dia memaparkan perseroan masih menunggu balasan resmi dari BNM atas surat yang dikirimkan Bank Mandiri sebanyak tiga kali, yakni pada April, Oktober, dan Desember 2012."Keputusan kami untuk meneruskan atau tidak rencana pengembangan usaha di Malaysia sangat tergantung kepada beberapa hal yang pernah dijanjikan otoritas di Malaysia," terang Zulkifli dalam pesan singkat yang dikirimkan pada Rabu (19/12) malam.Budi Gunadi Sadikin, Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri, juga menuturkan penjelasan serupa.  "Sayangnya belum pernah ada jawaban formal, hanya pernyataan-pernyataan verbal saja," ungkap Budi.Zulkifli menegaskan Bank Mandiri akan konsisten mendukung sikap pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus mendorong penerapan azas resiprokal dan kesetaraan di industri perbankan ASEAN.Sebelumnya, Gubernur Bank Negara Malaysia (BNM) Zeti Akhtar Aziz mengakui pihaknya telah memberikan izin pada Bank Mandiri untuk membuka cabang  di Malaysia. Namun, belum diputuskan berapa besaran modal yang harus disiapkan pihak bank."Kami sudah memberikan izin pada satu bank, untuk Bank Mandiri. Kami juga telah memberi fleksibilitas bagi pihak bank dalam hal modal, tapi saya tidak bisa ungkapkan di media sekarang karena masih dalam pembicaraan antara BNM dengan mereka," paparnya.Seperti diketahui, besaran modal minimum yang disyaratkan oleh BNM adalah sebesar 300 juta ringgit atau sekitar Rp900 miliar. Adapun, Bank Mandiri mengajukan persyaratan modal minimum lebih rendah, yakni senilai 100 juta ringgit atau setara dengan Rp300 miliar-Rp400 miliar. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top