Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

STANCHART teken skema pinjaman Renminbi lintas batas Qianhai

- Bisnis.com 28 Januari 2013  |  21:00 WIB
JAKARTA--Standard Chartered Hong Kong mengumumkan penandatangan perjanjian kerja sama pinjaman dengan mata uang Renminbi secara lintas batas di daerah Qianhai. 
 
Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (28/1), perseroan menyatakan program ini bukan hanya langkah untuk mengembangkan pasar offshore Renminbi (RMB) dan membuka neraca modal di Cina, namun juga akan mendukung permintaan pinjaman RMB serta menggiatkan likuiditas RMB lintas batas antara Cina dan Hong Kong. Qianhai adalah salah satu kawasan ekonomi di Shenzen, Cina. 
 
Penandatangan kerja sama ini dihadiri oleh Standard Chartered Hong Kong Chief Executive Benjamin Hung dan Regional Head, Financial Institutions, Greater China and Japan Margaret Lee. 
 
Hung mengatakan pihaknya sangat senang menjadi salah satu dari bank pertama yang berpartisipasi dalam skema liberalisasi RMB. "Standard Chartered Hong Kong akan terus mengeksplorasi kesempatan-kesempatan bisnis, bekerjasama dengan klien-klien kami dan terus mendukung bisnis mereka di Qianhai," ujarnya. 
 
Perseroan mengungkapkan kemitraan ini merupakan bagian dari strategi Standard Chartered untuk wilayah Greater China, dan juga sebagai hasil integrasi jaringan yang luas antara Hong Kong dan Cina.
 
Hung menambahkan secara perlahan RMB telah mulai menjadi mata uang global. Pihaknya mengharapkan tahun ini akan menjadi tahun yang menguntungkan bagi pasar offshore RMB. (faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top