Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK INDONESIA: Inovasi Bank Agar Jangkau Petani

BISNIS.COM, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) menginginkan terobosan pengembangan layanan perbankan tanpa kantor cabang (branchless banking) dan elektronic money (e-money) mampu mengatasi akses masyarakat kepada perbankan, terutama di kalangan petani.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 08 Mei 2013  |  11:17 WIB
BANK INDONESIA: Inovasi Bank Agar Jangkau Petani
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) menginginkan terobosan pengembangan layanan perbankan tanpa kantor cabang (branchless banking) dan elektronic money (e-money) mampu mengatasi akses masyarakat kepada perbankan, terutama di kalangan petani.

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan sektor pertanian, baik yang menyangkut aktivitas perdagangan hasil pangan tingkat kesejahteraan petaninya perlu memperoleh perhatian.

“Tantangan inflasi ke depan masih berat. Salah satu pemicunya karena volatilitas harga pangan. Oleh sebab itu, kebijakan BI dalam membangun sistem layanan bank melalui e-money dan branchless banking ke depan mampu menyasar kalangan petani," ujarnya saat memberi sambutan Rakornas IV Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Rabu (8/5/2013).

Darmin menyadari penyebab inflasi yang dipicu oleh sektor pangan salah satunya disebabkan adanya disharmonisasi informasi mengenai harga pangan di masyarakat.

Dia berharap dengan penguatan informasi harga pangan, ditunjang oleh layanan perbankan yang mampu mengakses langsung ke kalangan petani akan meningkatkan kesejahteraan petani sehingga mengurangi dampak tekanan inflasi dari sektor tersebut.

"Selain melalui akses perbankan, kami juga mendorong adanya resi gudang sebagai piranti menstabilkan harga pangan terutama di sejumlah sentra wilayah yang menjadi basis pangan nasional," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, BI juga memberikan penghargaan kepada TPID sejumlah daerah yang memiliki kinerja terbaik. 

TPID terbaik tingkat provinsi diraih oleh Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Utara, dan Jawa Barat, sementara itu tingkat kabupaten/kota diraih oleh Kota Balikpapan, Kota Cirebon, dan Kota Medan. (MFM)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia Inflasi gubernur bi darmin nasution e-money petani gubernur bank indonesia branchles banking
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top