Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BRANCHLESS BANKING: Bank Tabungan Pensiunan Gelontorkan US$2,3 Juta

BISNIS.COM, JAKARTA--PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk menghabiskan biaya investasi US$2,3 juta dalam pengembangan branchless banking yang bertajuk BTPN Wow.

BISNIS.COM, JAKARTA--PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk menghabiskan biaya investasi US$2,3 juta dalam pengembangan branchless banking yang bertajuk BTPN Wow.

Donny Prasetya, SVP Business Development Head BTPN, mengatakan perseroan sengaja mengembangkan teknologi branchless banking yang sesuai dengan mass ritel dan berbeda dengan teknologi mobile money yang biasa digunakan masyarakat perkotaan.

"Kalau pakai teknologi mobile money yang sudah ada maka biaya maintenance terlalu mahal. Kami kembangkan teknologi yang baru karena segmennya beda," ujarnya Rabu (12/6/2013).

Teknologi branchless banking yang digunakan oleh BTPN Wow menggunakan dasar unstructured supplementary service data (USSD) atau yang biasa masyarakat gunakan untuk mengecek pulsa telepon seluler (ponsel).

Perseroan sengaja menggunakan teknologi USSD agar bisa digunakan di banyak platform, termasuk ponsel yang belum memiliki jaringan internet.

"Teknologi ini cukup murah apabila digunakan oleh jutaan rekening. Biaya perawatan per rekening paling hanya beberapa sen," ujarnya.

Untuk sementara akses BTPN Wow hanya bisa digunakan melalui operator XL. Namun, dalam waktu dekat akses BTPN Wow bisa menggunakan Telkomsel dan Indosat.

"Untuk Telkomsel sudah bisa digunakan mulai bulan depan dan Indosat diharapkan setelah Lebaran nanti," ujarnya.

Teknologi branchless banking ini dilengkapi dengan unit perantara layanan keuangan (UPLK) yang sedang dalam masa uji coba di Bogor dan Bali. Melalui UPLK, nasabah bisa membuka rekening, melakukan penyetoran dan penarikan dana.

Adapun, fitur BTPN Wow sendiri lebih luas lagi, seperti transfer dana baik sesama BTPN maupun ke bank lain, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, hingga pembelian barang secara online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Sepudin Zuhri
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper