Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korea dan Jepang Makin Agresif Akuisisi Asuransi Jiwa Indonesia

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mempredikasikan tahun ini aksi akuisisi oleh investor asing terhadap perusahaan asuransi jiwa di Indonesia masih berlanjut.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 03 Februari 2014  |  16:59 WIB
 Ilustrasi Asuransi Jiwa - Jibi
Ilustrasi Asuransi Jiwa - Jibi

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mempredikasikan tahun ini aksi akuisisi oleh investor asing terhadap perusahaan asuransi jiwa di Indonesia masih berlanjut.

Ketua AAJI Hendrisman Rahim mengatakan dengan adanya ketertarikan investor asing, maka tahun ini kemungkinan akan ada beberapa perusahaan asuransi jiwa yang berubah status menjadi joint venture.

“Akan lebih banyak lagi asuransi jiwa yang jadi joint venture,” katanya Senin (3/2/2014).

Menurutnya, banyak investor asing dari wilayah Asia yang masih melirik industri asuransi jiwa di negara ini. Dia mencontohkan, investor asing yang tertarik berasal dari Jepang dan Korea.

Asosiasi, lanjutnya, menargetkan pada 2015 industri asuransi jiwa di Indonesia dapat mencatat aset hingga Rp500 triliun dengan jumlah agen mencapai 500.000 orang.

Pada tahun lalu, industri asuransi jiwa membukukan aset sekitar Rp280 triliun dengan jumlah agen sekitar 340.000 orang.

Hendrisman optimistis industri asuransi jiwa dapat mencapai target yang telah ditentukan. Dia menggambarkan jika setiap  perusahaan mampu menoreh pertumbuhan 20% hingga 30% saja, maka aset Rp500 triliun bisa tercapai.

Untuk mendongkrak pertumbuhan asuransi jiwa, lanjutnya, asosiasi mendorong perusahaan untuk memasarkan asuransi mikro. Bahkan AAJI juga tengah menggodok produk asuransi jiwa mikro yang dapat dipasarkan bersama-sama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi jiwa
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top