Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BCA Target Terbitkan 1 Juta Kartu Prabayar

PT Bank Central Asia Tbk menargetkan bisa menjual 1 juta kartu prabayar tahun ini atau tumbuh sekitar 20% dibanding realisasi penjualan 2013 sebanyak 5,11 juta lembar.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 21 April 2014  |  16:02 WIB

Bisnis.com, SURABAYA--PT Bank Central Asia Tbk menargetkan bisa menjual 1 juta kartu prabayar tahun ini atau tumbuh sekitar 20% dibanding realisasi penjualan 2013 sebanyak 5,11 juta lembar.

Senior General Manager Head of Consumer Card BCA Santoso menguraikan dari jumlah kartu beredar 2013 tercatat volume transaksi 13,8 juta kali dengan nilai Rp415 miliar.

"Dibanding 12 juta konsumer kami, kartu prabayar segitu [5,11 juta] masih kecil, tahun ini kami target 1 juta penerbitan baru atau tumbuh 15%-20%," jelasnya, Senin (21/4/2014).

Santoso menguraikan kartu prabayar serupa uang di dalam kartu dan bisa digunakan untuk transaksi hanya dengan menggesek di elektronik data capture. Kartu yang dilabeli flazz tersebut hanya bisa diisi maksimal Rp1 juta.

Selain memasarkan sendiri, kartu prabayar BCA juga dipasarkan melalui perbankan daerah yang menjalin kerja sama, di antaranya PT Bank Pembangunan Daerah DIY dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.

"Kami akan gandeng bank daerah dan bank swasta lain untuk co-branding," paparnya sembari menuturkan belum bisa merinci beberapa bank yang akan digandeng untuk memasarkan flazz.

Menurutnya, persaingan bisnis kartu prabayar ke depan semakin ketat karena bisnis lini ini tidak diperbolehkan lagi kerja sama eksklusif.

Meski demikian, dengan menggandeng bank daerah dan sejumlah bank lain maka cakupan pemasarannya semakin melebar.

Langkah itu dinilai strategis untuk mendorong penggunaan kartu prabayar di masyarakat.

"Namun mewujudkan masyarakat cashless masih perlu waktu panjang, tantangannya mengubah kebiasaan dan perluasaan cakupan cara paling strategis," tegasnya.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Hadi Sukrianto menilai co-branding kartu prabayar flazz juga menguntungkan bagi perseroan, terutama agar layanan yang diberikan ke nasabah semakin beragam.

"Kerja sama ini juga bentuk komitmen untuk mengembangkan layanan berbasis teknologi," tegasnya seusai meluncurkan Kartu Bank Jatim Flazz, Senin.

Hadi menguraikan jajarannya memang belum memasang target spesifik penjualan kartu prabayar flazz.

Namun, setidaknya untuk tahap awal 5.000 karyawan bisa menjadi pemegang kartu perdana yang dijual Rp25.000 dan bisa diisi maksimal Rp1 juta tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top