BI RATE: OJK Minta BI Tidak Lagi Menaikkan Suku Bunga Acuan

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Nelson Tampubolon mengungkapkan tren suku bunga kredit sangat tergantung dengan tren suku bunga dana pihak ketiga (DPK).
Novita Sari Simamora | 02 Juli 2014 09:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Mulai stabilnya bunga dana yang ditawarkan industri perbankan kepada deposan diprediksikan bakal memberikan dampak pada kondisi bunga kredit yang flat.

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Nelson Tampubolon mengungkapkan tren suku bunga kredit sangat tergantung dengan tren suku bunga dana pihak ketiga (DPK).

“Saya melihat beberapa bulan terakhir ini kecenderungan suku bunga DPK sudah cenderung stabil,” ungkapnya pada Bisnis, Rabu (2/7/2014).

Mulai stabilnya bunga kredit tersebut, Nelson mengharapkan agar memberikan dampak bunga kredit yang datar. Di sisi lain, meski OJK menjadi pengawasan secara mikro, ada hal yang di luar batas kendali OJK yakni suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).

Nelson mengharapkan agar BI tidak lagi menaikkan suku bunga (policy rate). Pada 10 Juli 2014, BI akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) bulanan, dalam rapat tersebut  juga akan memutuskan kondisi BI Rate.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, ojk, otoritas jasa keuangan

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top