Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Askrindo Pertimbangkan Spin Off Unit Asuransi Umum

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) tengah mempertimbangkan pemisahan unit usaha asuransi umum menjadi entitas terpisah (spin off) dengan memperhatikan prospek dan capaian bisnis unit tersebut pada 2014.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 10 Juli 2014  |  21:22 WIB
Askrindo Pertimbangkan Spin Off Unit Asuransi Umum
Bisnis.com, JAKARTA--- PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) tengah mempertimbangkan pemisahan unit usaha asuransi umum menjadi entitas terpisah (spin off) dengan memperhatikan prospek dan capaian bisnis unit tersebut pada 2014.
 
Antonius Napitupulu, Direktur Utama Askrindo, mengatakan pihaknya perlu mempertimbangkan pencapaian unit tersebut atas target yang ditetapkan oleh Askrindo dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) pada 2014.
 
“Kalau RKAP tahun ini tercapai mungkin kami akan yakin, oke unit usaha ini sudah waktunya untuk spin off,” kata Antonius kepada Bisnis, Kamis (10/7).
 
BUMN asuransi kredit itu menetapkan target premi bruto Rp50 miliar yang harus dicapai oleh unit usaha asuransi umum tersebut pada tahun ini. Antonius mengatakan unit itu memperoleh izin sebanyak 9 produk dari Otoritas Jasa Keuangan.
 
Produk tersebut antara lain asuransi kecelakaan diri, asuransi kontraktror, asuransi kebakaran, asuransi pengangkutan laut, asuransi tanggung gugat, asuransi cash in transit dan sebagainya. Askrindo belum berencana mengeluarkan produk baru.
 
Selain itu, Antonius mengatakan pihaknya bakal menggenjot sosialisasi keberadaan unit usaha asuransi umum ini kepada nasabah Askrindo yang sebelumnya menggunakan jasa asuransi kredit (existing customer).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

askrindo spin off asuransi umum
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top