Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NPL DKI Naik, Ekonom Sebut Banjir Bukan Faktor Utama

Bisnis.com, JAKARTAKenaikan tipis rasio kredit bermasalah di Provinsi DKI Jakarta pada periode terjadinya banjir, dinilai bukan akibat musibah banjir yang rutin terjadi di wilayah ini.
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 13 Februari 2015  |  00:28 WIB
Rupiah - Antara
Rupiah - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Kenaikan tipis rasio kredit bermasalah di Provinsi DKI Jakarta pada periode terjadinya banjir, dinilai bukan akibat musibah banjir yang rutin terjadi di wilayah ini.

 Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Ryan Kiryanto menuturkan jika pun ada peningkatan pada rasio NPL penyaluran kredit di DKI Jakarta, kondisi banjir tak memiliki peran besar  yang menjadi penyebab kenaikan tersebut.

Pasalnya, tambah Ryan, pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta yang biasanya berkisar 6,5%-7% melorot ke posisi 6% pada 2014.

 “Yang pasti, ada atau tidak fenomena musibah, termasuk banjir, perbankan di daerah rawan bencana sudah biasa dan pasti melakukan langkah antisipasi,” jelas Ryan.

Di sisi lain, lanjut Ryan, debitur bank pun telah melakukan langkah antisipasi mengingat banjir dipastikan memberikan efek negattif bagi dunia usaha.

“Bagi pelaku usaha yang terkena musibah, perbankan nasional juga pasti akan melakukan restrukturisasi kredit agar tetap lancar dan tak menjadi NPL.”

Dari data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pada periode banjir tahun lalu, rasio non performing loan (NPL) kredit perbankan di Provinsi DKI Jakarta hanya naik tipis 2 basis poin (bps) secara month to month (m-o-m) menjadi 1,39% pada Januari 2014.

Sementara, pada 2013, NPL pada bulan pertama tahun tersebut hanya naik 3 bps secara m-o-m menjadi 1,58%.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

npl
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top