Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IFC Gelontorkan Dana Untuk Modali Bank RI. Ini Data 2 Tahun Terakhir

Sepanjang dua tahun terakhir, IFC telah menggelontorkan dana hingga US$1,2 miliar kepada tiga sektor yakni perbankan, infrastruktur dan manufaktur.n
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 11 Maret 2015  |  20:04 WIB
IFC Gelontorkan Dana Untuk Modali Bank RI. Ini Data 2 Tahun Terakhir
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kelompok Bank Dunia, Internasional Finance Corporation (IFC) kian gencar memberikan penyertaan modal kepada industri perbankan di Indonesia.

Sepanjang dua tahun terakhir, IFC telah menggelontorkan dana hingga US$1,2 miliar kepada tiga sektor yakni perbankan, infrastruktur dan manufaktur.

Investmet Officer Financial Institutions Group East Asia and Pacific IFC Kevin Gani mengungkapkan IFC akan memberikan penyertaan modal kepada bank bila kedua belah pihak memiliki komitmen dengan pemegang saham dari bank dunia.

"Arah tahun ini bakal di atas US$1,2 miliar. Kami ingin tumbuh lebih tinggi lagi secara signifikan," katanya, Selasa (10/3/2015).

Dia enggan menyebutkan nilai pertumbuhan pada tahun ini ini.

Adapun bank-bank yang sudah mendapatkan penyertaan modal yakni KEB Hana Bank, Bank Andara dan Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).

Menurutnya, penyertaan modal diberikan karena IFC memiliki komitmen dengan pemerintah sebagai wujud kerja sama untuk mengurangi kemiskinan.

Kevin mengungkapkan penyertaan modal dilakukan untuk memperkuat modal bank-bank yang sebagian sahamnya dimiliki IFC.

Melalui penyertaan modal, katanya, bank yang belum melantai  di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan didorong untuk menjadi perusahaan terbuka.

Country Manager IFC Sarvesh Suri mengaku bangga dengan penyertaan modal yang diberikan kepada bank-bank di Tanah Air.

Alasannya, dana yang diguyurkan IFC bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan keuangan di Indonesia.

Baru-baru ini, IFC mengguyur BTPN senilai US$75 juta untuk mendukung program pinjaman bagi keluarga berpendapatan rendah, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan para wirausaha perempuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank ifc
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top