Isu Diakuisisi Perusahaan Hary Tanoe, BEI Suspensi Saham Bank Pundi

PT Bursa Efek Indonesia menghentikan perdagangan saham PT Bank Pundi Indonesia Tbk. (BEKS) setelah adanya informasi akan diakuisisi oleh perusahaan milik Taipan Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP).
Sukirno | 02 April 2015 13:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bursa Efek Indonesia menghentikan perdagangan saham PT Bank Pundi Indonesia Tbk. (BEKS) setelah adanya informasi akan diakuisisi oleh perusahaan milik Taipan Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP).

I Gede Nyoman Yetna, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, mengatakan pihaknya merujuk pemberitaan di media masa pada hari ini, Kamis (2/4/2015), tentang "Hary Tanoe Mengakuisisi Bank Pundi", dan belum ada keterbukaan informasi mengenai pemberitaan tersebut secara resmi kepada publik.

"Dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar dan efisien, bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek PT Bank Pundi Indonesia Tbk.," ujarnya dalam pengumuman resmi, Kamis (2/4/2015).

Suspensi saham emiten berkode BEKS tersebut dilakukan di seluruh pasar sejak sesi I perdagangan Kamis (2/4/2015). Suspensi tersebut akan dilakukan hingga pengumuman lebih lanjut.

BEI memita kepada pihak-pihak berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan. 

Bank Pundi semula bernama Bank Eksekutif Internasional. Sandiaga Uno bersama rekannya di Recapital Securities tercatat sebagai pemegang saham mayoritas di bank yang fokus pada kredit mikro ini. Pemegang saham lainnya yang pernah tercatat adalah IF Services Netherland (13,33%), Pershing LLC (10,71%), dan Masyarakat (8,11%).

Sementara itu, Harry Tanoe sebelum isu akuisisi Bank Pundi muncul tercatat telah memiliki Bank MNC yang merupakan hasil akuisisi dari Bank ICB Bumiputera.

Selanjutnya, silakan baca:  Dikuasai Hary Tanoe, ICB Bumiputera Resmi Menjadi Bank MNC

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hary tanoe

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top