Ini Gurita Bisnis Finansial Konglomerat Hary Tanoesoedibjo

Konglomerat Hary Tanoesoedibjo kembali mengakuisisi bank dengan mencaplok PT Bank Pundi Indonesia Tbk. (BEKS) milik Sandiaga Uno melalui PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP) setelah sebelumnya membeli saham PT Bank ICB Bumiputera Tbk.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 02 April 2015  |  14:44 WIB
Ini Gurita Bisnis Finansial Konglomerat Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Konglomerat Hary Tanoesoedibjo kembali mengakuisisi bank dengan mencaplok PT Bank Pundi Indonesia Tbk. (BEKS) milik Sandiaga Uno melalui PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP) setelah sebelumnya membeli saham PT Bank ICB Bumiputera Tbk.

Dikutip Bisnis.com dari laman resmi MNC Group, Kamis (2/4/2015) gurita bisnis Hary Tanoe di sektor finansial memang cukup besar. Terakhir, Hary Tanoe mencaplok Bank ICB Bumiputera dan mengubah menjadi PT Bank MNC Internasional Tbk.

MNC Group mulai menjalankan usaha pada industri jasa keuangan melalui perusahaan sekuritas di akhir tahun 1989 dan setelah itu mendirikan unit usaha manajemen aset pada tahun 1996.

Seiring dengan pertumbuhan yang cepat pada keseluruhan bisnis Group maka MNC Kapital Indonesia atau lebih dikenal dengan nama MNC Financial Services didirikan pada awal tahun 2000. Pendirian itu untuk menampung semua unit bisnis yang bergerak dalam bidang keuangan yang di operasikan oleh Group termasuk ekspansi-ekspansi yang akan dilakukan di masa mendatang.

Beberapa tahun setelah itu, Group mengakuisisi perusahaan yang bergerak pada pembiayaan untuk konsumer yang selanjutnya berganti nama menjadi MNC Finance.

MNC Financial Services mengklaim memiliki komitmen yang tinggi untuk menyediakan produk dan jasa keuangan yang lengkap yang mengutamakan fokus pada sektor konsumer untuk menangkap peluang yang besar yang didasari oleh besarnya penduduk di Indonesia, membesarnya golong kelas ekonomi menengah dan kalangan atas.

Dengan minimum pertumbuhan ekonomi sebesar 5 hingga 6%, tingkat penetrasi yang rendah, penduduk yang berusia muda dan kekayaan alam yang berlimpah, merupakan faktor-faktor yang memastikan berlanjutnya pertumbuhan yang kuat di sektor jasa keuangan dan pada industri yang berhubungan dengan konsumer.

Pada tahun 2001, MNC Financial Services mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Pada periode antara 2010 dan 2014, MNC Financial Services menambahkan 4 jasa keuangan yang baru melalui akuisisi terhadap perusahaan asuransi jiwa, asuransi umum, bank yang memegang semua ijin kegiatan perbankan dan sebuah perusahaan leasing.

Berikut gurita bisnis Hary Tanoesoedibjo melalui MNC Financial Services:

1. MNC Life, unit asuransi jiwa milik Group yang menawarkan beragam perlindungan yang luas yang mencakup asuransi tradisional yang terdiri dari asuransi jiwa dan kesehatan serta produk untuk mengakumulasi kekayaan dan produk unit link yang bekerja sama dengan MNC Asset Management. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 99.97% di MNC Life.

2. MNC Insurance, menyediakan beragam produk asuransi umum yang inovatif yang ditargetkan pada pelanggan ritel dan korporasi. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 99.97% di MNC Insurance.

3. MNC Finance berfokus pada pembiayaan untuk konsumer dengan mayoritas portofolio pada pembiayaan rumah bekas dan mobil bekas. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 99.99% di MNC Finance.

4. MNC Leasing, merupakan anggota terbaru dari Group jasa keuangan yang berfokus pada klien korporasi dengan jasa Sewa Guna Usaha (Financial Lease) untuk pembiayaan alat-alat berat, mesin dan peralatan kesehatan termasuk anjak piutang. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 100% di MNC Leasing.

5. MNC Securities, asal muasal Group memulai bisnis pada akhir tahun 1989, saat ini menyediakan jasa sebagai pialang saham dan instrumen berpendapatan tetap, jasa transaksi saham secara online, penjamin emisi dan penasehat jasa keuangan serta riset. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 99.99% di MNC Securities.

6. MNC Asset Management menyediakan beragam reksadana yang luas dengan profil risiko yang berbeda, reksa dana yang berbasis di luar negeri, private equity dan unit link manajemen aset yang bekerja sama dengan MNC Life. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 99.99% di MNC Asset Management.

7. MNC Bank, memiliki perijinan perbankan yang lengkap yang membidik pada pasar korporasi dan konsumer untuk memobilisasi dana pihak ketiga dan pinjaman. MNC Financial Services adalah pemegang saham sebesar 35.08% di MNC Bank.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hary tanoe

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top