Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BANK JABAR BANTEN (BJBR): NPL Gross Naik Jadi 4,19%

Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk. (BJBR) meningkat menjadi 4,19% pada kuartal I/2015 dari periode yang sama setahun sebelumnya 3,82%.
NPL Bank Jabar Banten meningkat/ilustrasi
NPL Bank Jabar Banten meningkat/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA-- Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk. (BJBR) meningkat menjadi 4,19% pada kuartal I/2015 dari periode yang sama setahun sebelumnya 3,82%.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, Selasa (28/4/2015), disebutkan NPL nett justru menurun menjadi 1,10% dibandingkan dengan Januari-Maret 2014 yang mencapai 1,26%.

Emiten berkode saham BJBR tersebut mencatat penurunan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) menjadi 15,61% dari sebelumnya 16,15%. Marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) juga turun tipis menjadi 6,76% dari sebelumnya 6,77%.

Biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dapat ditekan menjadi 78,05% dari sebelumnya 79,60%. Sedangkan, rasio kredit terhadap pendanaan (loan to deposit ratio/LDR) justru kian merosot menjadi 74,57% dari sebelumnya 78,18%.

Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang dikantongi Bank Jabar & Banten pada kuartal I/2015 mencapai Rp66,53 triliun, naik 25,4% dari akhir tahun lalu Rp53,02 triliun.

Penyaluran fungsi intermediasi Bank Jabar & Banten pada periode Januari-Maret 2015 mencapai Rp49,61 triliun, tumbuh tipis 0,47% dari akhir tahun lalu Rp49,37 triliun.

Hingga 31 Maret 2015, total aset Bank Jabar & Banten mencapai Rp81,9 triliun dari akhir tahun lalu Rp70,15 triliun. Liabilitas Rp75,2 triliun dari Rp63,14 triliun dan ekuitas Rp6,69 triliun dari Rp7 triliun.

Per Maret 2015, pemegang saham Bank Jabar & Banten a.l. Pemerintah Provinsi Jawa Barat 38,26%, Pemprov Banten 5,37%, Pemerintah Kabupaten & Kota Se-Jabar 23,61%, Pemkab & Pemkot se-Banten 7,76%, dan publik 25%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sukirno

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper