Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

ASURANSI CAKRAWALA PROTEKSI Incar Premi Rp1 Triliun

PT Asuransi Cakrawala Proteksi menargetkan dapat menembus premi Rp1 triliun dalam empat tahun mendatang sejak perusahaan itu mulai beroperasi pada Mei tahun lalu.
Asuransi Cakrawala Proteksi menargetkan dapat menembus premi Rp1 triliun dalam empat tahun mendatang/ilustrasi
Asuransi Cakrawala Proteksi menargetkan dapat menembus premi Rp1 triliun dalam empat tahun mendatang/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Cakrawala Proteksi menargetkan dapat menembus premi Rp1 triliun dalam empat tahun mendatang sejak perusahaan itu mulai beroperasi pada Mei tahun lalu.
 
Nicolaus Prawiro, Vice President Director Asuransi Cakrawala Proteksi mengatakan pihaknya tengah gencar melakukan ekspansi seperti pembukaan kantor cabang dan penguatan jalur distribusi untuk mencapai target itu.
 
“Kami targetkan ada 15 kantor cabang baru dengan target premi Rp300 miliar sampai akhir tahun. Cabang ini akan banyak diresmikan mulai Juni ini,” katanya, belum lama ini.
 
Dalam lima tahun kedepan, dia menargetkan pihaknya dapat melakukan jalur distribusi melalui digital marketing dan telemarketing serta memperkuat keagenan di tiap-tiap kantor cabang.
 
Dari total premi saat ini, dia mengatakan jalur keagenan menyumbang 40% pendapatan premi, produk multifinance 40% dan kontribusi broker sebesar 20%.
 
Nico menjelaskan pihaknya telah membuka bekerjasama dengan 10 multifinance untuk pembiayaan mobil dan akan terus bertambah dengan kerjasama dengan multifinance pembiayaan motor.
 
“Masih mobil, tapi saat ini kami sedang proses juga untuk kerjasama dengan salah satu perusahaan pembiayaan motor terbesar disini,” ujarnya.
 
Sampai akhir tahun, Nico memperkirakan asuransi kendaraan bermotor akan mendominasi bisnis perusahaannya sebesar 40% sedangkan 60% sisanya akan disumbang oleh 25 jenis produk lain yang ditawarkan, seperti asuransi property, asuransi kapal, pengangkutan barang, kebakaran, kesehatan dan lainnya.
 
Nico mengatakan rencana revisi loan to value untuk sektor properti yang sedang digodok regulator diharapkan dapat menaikkan bisnis asuransi properti pihaknya.
 
“Daya beli akan meningkat. Buat asuransi pastilah ada penambahan premi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Irene Agustine

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper