Waskita Beton (WSBP) Kantongi Kontrak Baru Rp3,3 Triliun

Korporasi beton, PT Waskita Beton Precast Tbk., mengantongi kontrak baru Rp3,3 triliun sampai pertengahan Maret 2017 atau sekitar 27% dari target kontrak baru Rp12,3 triliun sepanjang tahun.
Yodie Hardiyan | 15 Maret 2017 00:00 WIB
Pekerja berjalan di dekat logo PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Korporasi beton, PT Waskita Beton Precast Tbk., mengantongi kontrak baru Rp3,3 triliun sampai pertengahan Maret 2017 atau sekitar 27% dari target kontrak baru Rp12,3 triliun sepanjang tahun.

Direktur Utama Waskita Beton Jarot Subana mengatakan, kontrak baru itu paling banyak berasal dari proyek jalan tol yang dimiliki oleh induk usahanya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., dengan porsi sekitar 80%. “20% lainnya dari eksternal,” katanya, seusai RUPS Tahunan, Selasa (14/3/2017).

Salah satu kontrak baru yang diperoleh Waskita Beton berasal dari proyek jalan tol Jakarta-Cikampek elevated senilai Rp560 miliar. Seperti diketahui, pekerjaan konstruksi proyek milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk., itu dikerjakan oleh konsorsium Waskita Karya dan PT Acset Indonusa Tbk.

Selain dari jalan tol, perusahaan berencana untuk membidik sejumlah proyek dari sektor lain seperti pembangkit listrik pada 2017. Waskita Beton sedang menyiapkan rencana tersebut pada saat ini.

Jarot mengatakan, perusahaan juga memiliki kontrak bawaan (carry over) sekitar Rp12 triliun dari 2016. Menurutnya, kontrak yang dimiliki oleh perusahaan pada tahun ini juga akan menjadi kontrak bawaan pada 2018.

Dengan target kontrak baru Rp12,3 triliun pada 2017, Waskita Beton menargetkan pendapatan senilai Rp7,7 triliun atau meningkat 63% dibandingkan dengan Rp4,72 triliun pada 2016.Dari penjualan itu, perusahaan menargetkan laba bersih Rp1,1 triliun atau meningkat dibandingkan dengan Rp634,82 miliar.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
waskita beton precast

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top