Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemegang Saham Tunjuk 3 Direksi Baru Krakatau Steel (KRAS)

Kementerian BUMN selaku kuasa perwakilan pemegang saham korporasi baja milik negara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., merombak susunan anggota dewan direksi perseroan karena habisnya masa jabatan sejumlah direksi.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 29 Maret 2017  |  19:52 WIB
ilustrasi - Istimewa
ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--- Kementerian BUMN selaku kuasa perwakilan pemegang saham korporasi baja milik negara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., merombak susunan anggota dewan direksi perseroan karena habisnya masa jabatan sejumlah direksi.

Pemegang saham menunjuk Mas Wigrantoro Roes Setiyadi sebagai Direktur Utama Krakatau Steel menggantikan Sukandar yang telah menjabat sebagai direksi sejak 2007. Sebelumnya, Mas Wigrantoro bekerja sebagai Presiden Direktur PT Bakrie Pipe Industries.

Selain itu, pemerintah mengangkat dua direksi anak perusahaan Krakatau Steel sebagai direktur perseroan. Wisnu Kuncoro, sebelumnya Direktur PT Krakatau Daya Listrik, diangkat sebagai Direktur Produksi dan Teknologi Krakatau Steel menggantikan Hilman Hasyim.

Di samping itu, pemegang saham juga menunjuk Purwono Widodo, sebelumnya Direktur PT KHI Pipe Industries, menjadi Direktur Pemasaran Krakatau Steel menggantikan Dadang Danusiri.

Komisaris Utama Krakatau Steel Binsar H.Simanjuntak menyatakan dewan komisaris akan terus memantau dan mendorong program efisiensi yang  dilakukan oleh perseroan. “Supaya Krakatau Steel bisa lebih baik lagi,” katanya seusai RUPS Tahunan, Rabu (29/3/2017).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krakatau steel
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top