Digitalisasi Bank Tak Begitu Saja Geser Peran SDM

Profesor di bidang Bio Marketing dan Futures Research dari Dublin City University, Luiz Moutinho, menilai bahwa era perbankan digital tidak akan begitu saja menjadikan peran manusia tergusur oleh sistem terkomputerisasi.
Dini Hariyanti | 27 April 2017 15:38 WIB
jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA - Profesor di bidang Bio Marketing dan Futures Research dari Dublin City University, Luiz Moutinho, menilai bahwa era perbankan digital tidak akan begitu saja menjadikan peran manusia tergusur oleh sistem terkomputerisasi.

 “Saya tidak merasa bahwa manusia akan seutuhnya digantikan oleh mesin,” tuturnya kepada Bisnis disela seminar bertajuk Society Changers and It’s Impact on Banking, di Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Menurut Moutinho, hal yang akan tergantikan oleh mesin atau sistem komputer hanyalah tugas-tugas tertentu tidak termasuk pekerjaan yang mengharuskan interaksi dengan nasabah.

Bagaimanapun efek negatifnya, era perbankan digital tak bisa ditampik.  

Bagaimanapun digitalisasi perbankan dibutuhkan untuk melahirkan layanan jasa keuangan yang lebih cepat dan efisien, dari segi waktu dan biaya. Teknologi, imbuh Moutinho, tidak hadir untuk menggantikan SDM melainkan membantu dan mendampingi.

Melalui digitalisasi perbankan, bank tidak lagi diingat sebagai sekadar tempat menabung. Digital banking dinilai mampu memberikan pengalaman baru bagi para nasabah dalam bertransaksi seiring dengan pergeseran pola hidup ke arah digital.

Kunci dari ini semua, menurutnya, adalah rasa percaya. Bank harus mampu membangun rasa percaya nasabah dan menjaganya.  “Rasa percaya bagi saya adalah bagaimana bank memberikan promosi atas layanannya dan nasabah merasakan pengalaman yang sama seperti yang digembar-gemborkan. Trust itu datang dari pengalaman,” ucap Moutinho.

Tag : bni, Digital Banking
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top