Tekfin Perlu Diatur Tegas

Perkembangan layanan jasa keuangan berbasis teknologi alias teknologi finansial (tekfin) tidak bisa dibiarkan berkembang bebas tanpa batas.
Dini Hariyanti | 27 April 2017 16:06 WIB
Financial Technology (Fintech) - channelasia

 

Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan layanan jasa keuangan berbasis teknologi alias teknologi finansial (tekfin) tidak bisa dibiarkan berkembang bebas tanpa batas.

Luiz Moutinho, Profesor di bidang Bio Marketing dan Futures Research dari Dublin City University, menilai regulator dan otoritas perbankan di suatu negara termasuk Indonesia harus menerapkan regulasi secara jelas dan tegas. Pasalnya, setiap perkembangan teknologi selalu membawa dua dampak yakni dampak positif sekaligus negatif.

“Butuh regulasi jelas untuk mengatur dan mengawasinya,” ujarnya kepada Bisnis, di sela seminar bertajuk Society Changes and It’s Impact on Banking, Kamis (27/4).

Moutinho menyatakan, saat ini masih ada banyak hal yang harus dibenahi terkait tekfin selain regulasi, seperti pengaturan persaingan dengan bank, privasi kustomer, penanganan terhadap misleading information, dan berbagai hal lain termasuk pengaturan segmen pasar yang hendak dicaplok tekfin.

Di sisi lain, Moutinho juga menilai perbankan harus memulai sediri mungkin untuk berkolaborasi dengan para pelaku usaha tekfin. Sebab, di masa mendatang, tekfin akan menjadi pesaing utama perbankan.

Tag : fintech
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top