BTN & Pemkab Jember Kerja Sama Bangun 2.002 Unit Rumah

PT Bank Tabungan Negara Tbk. dan Pemerintah Kabupaten Jember berkolaborasi membangun 2002 unit rumah di Kampung Nelayan Puger Jember, Jawa Timur.
Andry Winanto | 15 November 2017 19:39 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek perumahan bersubsidi. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara Tbk. dan Pemerintah Kabupaten Jember berkolaborasi membangun 2002 unit rumah di Kampung Nelayan Puger Jember, Jawa Timur.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan langkah itu merupakan bagian dari strategi perseroan mencapai target Program Satu Juta Rumah.

“Apalagi secara bisnis, wilayah ini masih memiliki potensi bisnis serta memenuhi syarat yang berlaku dan pengembangan kawasan ini akan mendukung ekonomi kerakyatan,” Ujarnya di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Selain akan membangun dan membenahi kawasan hunian bagi nelayan tersebut, pihaknya berharap wilayah Jember dapat berkembang sesuai dengan potensi yang ada, sehingga dapat berdampak pada perbaikan ekonomi masyarakat.

Kerja sama tersebut merupakan sinergi kedua yang dilakukan perseroan dengan Pemkab Jember, setelah sebelumnya, pada tahun lalu kolaborasi yang sama juga telah terealisasi dengan pembangunan 1001 unit rumah.

“Jumlah akad serentak pada tahun lalu kami lipat gandakan dua kali lipat pada tahun ini menjadi 2.002 unit rumah,” katanya. Pembangunan rumah di Kampung Nelayan Puger ini merupakan pilot project bagi program serupa yang akan dikembangkan oleh perseroan pada masa yang akan datang.

Adapun, skema pembiayaan rumah yang akan diberikan berupa kredit pemilikan rumah (KPR) mikro dengan bunga 5%. Sementara itu, harga per unit rumah dibanderol antara Rp50 juta sampai dengan Rp70 juta dengan angsuran Rp15.000 setiap harinya. “Uang mukanya juga kecil, jadi bisa meringankan para nelayan,” ujarnya.

Ke depan, bank dengan kode emiten BBTN ini berencana untuk membangun total 5.000 lebih unit rumah dengan skema KPR mikro di wilayah Kabupaten Jember, termasuk didalamnya adalah 700 unit rumah yang terbengkalai penyelesaiannya.

Program serupa juga akan dilaksanakan di berbagai daerah di Tanah Air, seperti di Garut dengan menggandeng komunitas tukang cukur dan di Semarang dengan merangkul penjual mi dan bakso.

Dari sisi kinerja, hingga Oktober 2017, perseroan telah merealisasikan penyaluran kredit untuk 501.626 unit rumah dengan nilai Rp55,7 triliun. Adapun, target untuk sepanjang tahun ini BTN membidik dapat menyalurkan kredit perumahan sebanyak 666.000 unit

Kemudian, untuk jenis rumah subsidi, bank spesialis kredit perumahan ini telah menyalurkan pembiayaan rumah sebanyak 346.925 unit atau setara Rp24,86 triliun. Lalu, untuk rumah nonsubsidi, perseroan telah menyalurkan pembiayaan rumah sebanyak 154.702 unit atau setara Rp30,84 triliun.

“Posi pembiayaan rumah subsidi dengan nonsubsidi itu sekitar 60% hingga 65%,” terang Maryono.

Adapun, realisasi KPR mikro BTN hingga per Oktober 2017 baru mencapai 300 unit. Hal tersebut dikarenakan saat ini manajemen tengah memperbaiki skema pembiayaan KPR mikro untuk dapat meningkatkan exposure bagi masyarakat kecil.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jember Faida menjelaskan pembangunan rumah tersebut selain diperuntukan bagi para nelayan, juga akan ditujukan bagi para pekerja formal yang ada di wilayahnya.

“MoU [memorandum ofunderstanding] hari ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan untuk mengatasi masalah perumahan di daerah-daerah” tuturnya.

Tag : btn, perumahan, jember
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top