Target Pembiayaan: ACC Incar Pertumbuhan 5-10% Pada 2018

PT Astra Credit Companie (ACC) cenderung memasang target konservatif untuk penyaluran pembiayaan pada 2018 yaitu pada kisaran 510%.
Fitri Sartina Dewi | 19 November 2017 00:52 WIB
Aktivitas karyawati di salah satu kantor PT Astra Credit Companies (ACC) di Jakarta. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—PT Astra Credit Companie (ACC) cenderung memasang target konservatif untuk penyaluran pembiayaan pada 2018 yaitu pada kisaran 5—10%.

Direktur Utama ACC Jodjana Jody mengatakan pada tahun depan, pembiayaan yang disalurkan diprediksi tumbuh pada kisaran 5—10% jika dibandingkan pembiayaan pada 2017 yang ditargetkan mencapai Rp27 triliun.

Jodjana memperkirakan pada tahun depan penjualan otomotif dan daya beli masyarakat akan sedikit membaik jika dibandingkan kondisi pada tahun 2017. Akan tetapi, dia menuturkan masih ada beberapa tantangan yang harus diwaspadai yaitu kondisi geopolitik global yang masih belum menentu.

“Untuk mendorong kinerja perusahaan pada tahun depan, kami akan lebih fokus untuk efisiensi biaya, pemanfaatan teknologi digital dan mendorong pertumbuhan profit,” kata Jodjana, Sabtu (18/11/2017).

Sementara itu, sampai dengan Oktober 2017, ACC telah merealisasikan 90% target pembiayaan sepanjang tahun ini yang diprediksi mencapai Rp27 triliun.

Menurutnya, pertumbuhan pembiayaan masih ditopang oleh segmen mobil baru yang kontribusinya mencapai 70% dari total pembiayaan. Kemudian, disusul segmen mobil bekas yang mencapai 25%, dan 5% sisanya merupakan pembiayaan alat berat.

Menurutnya, pertumbuhan pembiayaan juga didorong oleh kenaikan permintaan pasar terhadap pembiayaan segmen kendaraan niaga (commercial car), serta upaya perluasan jaringan yang dilakukan perseroan. Sepanjang 2017, perseroan menambah 5 kantor cabang baru untuk meningkatkan penetrasi pasar.

Tag : astra credit company
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top