Per November 2017, BTN Catatkan Pertumbuhan Tabungan 19,4%

PT Bank Tabungan Negara Tbk. membukukan pertumbuhan tabungan per November 2017 sebesar 19,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp40,63 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp30,12 triliun.
Andry Winanto | 23 Desember 2017 16:57 WIB
Layanan nasabah di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara Tbk. membukukan pertumbuhan tabungan per November 2017 sebesar 19,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp40,63 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp30,12 triliun.

Managing Director Distribution Network BTN Budi Satria mengatakan peningkatan tersebut tidak lepas dari strategi perseroan dalam mengemas berbagai program terbaru yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“Salah satunyaa adalah program tabungan berhadiah yang menyesuaikan dengan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat pada saat ini,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (23/12/2017).

Untuk menggaet lebih banyak nasabah, lanjut Budi, pihaknya menggelar berbagai kegiatan promosi di beberapa kota besar di Indonesia, seperti yang dilakukan di Surabaya hari ini.

Budi melanjutkan, khusus untuk wilayah Surabaya, bank dengan kode emiten BBTN tersebut telah berhasil menghimpun dana tabungan sebesar Rp2,62 triliun per November 2017. Angka tersebut tercatat naik naik 10,43% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,37 triliun.

“Hingga kini, sudah ada lebih dari 3 juta nasabah BTN di Surabaya, Bali, dan Nusa Tenggara. Kami juga membidik penambahan jumlah nasabah terutama nasabah yang membuka tabungan di wilayah tersebut,” tutur Budi.

Salah satu program yang tengah digenjot oleh perseroan saat ini adalah tabungan Super Untung Jaman Now. Program tersebut merupakan bentuk apresiasi perseroan kepada para nasabahnya dengan memberikan sejumlah promosi menarik dan pemberian hadiah tanpa diundi.

Tag : btn
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top