Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pembiayaan MTF Lampaui Target

Sepanjang 2017 pembiayaan yang disalurkan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mencapai Rp22,2 triliun atau melampaui target awal yang ditetapkan yaitu Rp21 triliun.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 06 Januari 2018  |  16:28 WIB
Pembiayaan MTF Lampaui Target
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Sepanjang 2017 pembiayaan yang disalurkan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mencapai Rp22,2 triliun atau melampaui target awal yang ditetapkan yaitu Rp21 triliun.

Direktur Pemasaran MTF Harjanto Tjitohardjojo mengatakan pembiayaan yang disalurkan sepanjang 2017 mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,7% jika dibandingkan realisasi pembiayaan pada 2016 yaitu Rp18,6 triliun.

Dia menuturkan, beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan pembiayaan antara lain ialah perluasan jaringan yang dilakukan perusahaa. Sepanjang 2017, perusahaan telah menambah 3 kantor cabang baru di kawasan timur Indonesia yang masing-masing terletak di Kota Ambon, Jayapura, dan Sorong.

Selain itu, dia menuturkan pertumbuhan pembiayaan juga didorong pengembangan pembiayaan multiguna dan syariah, membaiknya daya beli di kawasan di luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera, dan keikutsertaan perseroan pada kegiatan pameran otomotif.

“Dari total pembiayaan yang disalurkan kontribusi terbesar masih berasal dari segmen kendaraan penumpang yaitu sekitar 59,3%,” kata Harjanto kepada Bisnis, Sabtu (6/1/2018).

Kemudian, sekitar 33,3% pembiayaan disumbang dari segmen kendaraan niaga (commercial car), dan sekitar 7,4% sisanya berasal dari pembiayaan alat berat.

Sementara itu, Direktur Keuangan MTF Arya Suprihadi mengatakan sepanjang 2018 pihaknya menargetkan penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp24 triliun atau tumbuh 14% jika dibandingkan target pembiayaan pada 2017.

Untuk menopang penyaluran pembiayaan, dia menuturkan pihaknya mulai mencari sumber pendanaan. Salah satunya dengan menjajaki pinjaman dari sindikasi sejumlah bank di Asia senilai US$100-150 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top