Allianz Indonesia Bakal Hati-hati Hadapi Tahun Politik

PT Allianz Life Indonesia mewaspadai kemungkinan terjadinya gejolak politik pada tahun ini yang dinilai dapat berdampak pada kinerja dana investasi perusahaan.
Nindya Aldila | 22 Februari 2018 20:23 WIB
Allianz Insurance - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Allianz Life Indonesia mewaspadai kemungkinan terjadinya gejolak politik pada tahun yang dinilai dapat berdampak pada kinerja dana investasi perusahaan.

Chief Investment Officer PT Allianz Life Indonesia Ni Made Daryanti optimistis kinerja dana kelolaan perusahaan pada semester I/2018 akan menunjukkan performa yang baik.

Menurutnya, dari sisi equity memang bakal ada peningkatan dari belanja pemerintah, perbaikan daya beli, pertumbuhan kredit dan inflasi juga masih terkendali.

Namun, berbeda dengan semester II/2018, dia memprediksi kondisi pasar akan mengalami gejolak akibat adanya Pilkada. maka cenderung lebih hati-hati.

“Yang paling hati-hati adalah gejolak politik karena ada Pilkada tahun ini dan Pilpres 2019. Dari sisi lain seperti kondisi ekonomi makro dalam negeri tidak ada yang terlalu [perlu dikhawatirkan],” tuturnya di kantor Allianz Indonesia, Kamis (22/2).

Adapun sentimen lain yang mesti diperhatikan dari luar negeri di antaranya, ketegangan politik antara Korea Utara dan Korea Selatan, pasar minyak, dan kenaikan suku bunga The Fed.

“Kami optimistis equity fund masih menjadi favorit tahun ini. Kalau fixed income lebih stabil. Namun, dengan melihat kondisi politik seperti ini, kami lebih manage ekspektasi,” ujarnya.

Pada 2017, perusahaan mencatatkan total dana kelolaan mencapai Rp35,8 triliun atau tumbuh sebesar 16%. Dari angka tersebut, produk unit linked berkontribusi sebesar 47%, asuransi jiwa dan kesehatan sebesar 30%, dan dana pensiun sebesar 23%.

 

Tag : asuransi, allianz
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top