Kiat Sukses Investasi Emas Bagi Pemula

Emas dinilai termasuk dalam kategori safe haven, dengan kata lain emas dianggap sebagai instrum
Asteria Desi Kartika Sari | 27 Februari 2018 02:38 WIB
Logam mulia - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA-- Emas dinilai termasuk dalam kategori safe haven, dengan kata lain emas dianggap sebagai instrumen yang dapat memberikan proteksi penurunan nilai terhadap inflasi dan proteksi saat situasi ekonomi terganggu seperti ketika terjadi krisis, perang, atau sebagainya.

Apakah Anda baru ingin memulai investasi emas? Perencana Keuangan OneShildt Budi Raharjo mengatakan Ada beberapa hal yang patut anda diperhatikan diperhitungkan oleh calon investor supaya investasi emas yang anda pilih menghasilakan cuan.

Pertama, investor harus memperhatikan kemampuan finansial. Berinvestasi haruslah dimulai dengan dana yang lebih. Apabila setiap bulan sudah memiliki surplus maka kelebihan dana dapat dialokasikan ke dalam investasi agar berkembang untuk penggunaan masa depan.

Kedua, Investor harus siap. Seringkali terjadi orang mengorbankan seluruh penghasilan atau bahkan berhutang untuk mendapatkan keuntungan berinvestasi. Tentu, ini sangat berbahaya apalagi yang dikorbankan adalah dana kebutuhan sehari-hari. Kesiapan finansial berarti juga investor harus memiliki dana cadangan darurat yang memadai sebelum berinvestasi.

“Artinya, paling tidak memiliki tabungan dana darurat dengan kesiapan 3 -6 bulan pengeluaran sebelum berinvestasi untuk menutupi pengeluaran tak terduga. Namun, asuransi kesehatan dan jiwa juga sebaiknya menjadi prioritas yang harus tersedia sebelum melakukan investasi,” jelasnya.

Ketiga, memilih bentuk emas. Bagi pemula disarankan untuk berinvestasi dalam bentuk logam mulia. Keempat, tempat penyimpanan. Salah satu hal pelik dalam berinvestasi emas adalah penyimpanan. Kecerobohan dalam penyimpanan dapat mengakibatkan emas yang sudah disimpan bertahun-tahun berisiko hilang.

Umumnya orang menyimpan emas dalam tempat khusus seperti safe deposit box. Namun tidak perlu khawatir, saat ini sudah tersedia tabungan emas di Pegadaian yang memungkinkan orang menabung emas tanpa harus menyimpan fisik dan tanpa biaya penitipan.

“Kelebihan lainnya adalah tersedia pecahan hingga 0,01 gram sehingga tidak membatasi ketersediaan dana bagi investor,” ujarnya.

Kelima, jangka waktu investasi. Sebaiknya dalam berinvestasi emas untuk mendapatkan manfaat optimal adalah untuk disimpan dalam jangka waktu menengah panjang, seperti lebih dari 5 tahun.

Tag : investasi
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top