Tanpa Tambahan Modal Baru, Pegadaian Masih Bisa Ekspansi 4 Kali Lipat

PT Pegadaian (Persero) meyakini masih mampu mengembangkan ekspansi layanan hingga empat kali lipat tanpa tambahan modal baru.
Oktaviano DB Hana | 22 Maret 2018 19:38 WIB
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso memberikan penjelasan tentang kinerja perusahaanya saat berkunjung ke kantor redaksi Harian Bisnis Indonesia, di Jakarta, Kamis (22/3/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Bisnis.com, JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) meyakini masih mampu mengembangkan ekspansi layanan hingga empat kali lipat tanpa tambahan modal baru.
 
Direktur Utama PT Pegadaian Sunarso mengatakan pada tahun lalu pihaknya membukukan nilai total aset senilai Rp48,69 triliun. Bila dirincikan, maka liabilitas BUMN ini tercatat sebesar Rp30 triliun dan ekuitas senilai Rp18 triliun.
 
Namun, jelasnya, debt to equity ratio perusahaan pelat merah ini baru mencapai 1,68 kali atau masih jauh dari batas maksimum yang mencapai 10 kali.
 
"Tanpa menambah equity pun kita bisa bertumbuh 4 kali lipat lagi," ungkapnya ketika berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia, Kamis (22/3/2018).
 
Sepanjang 2017, BUMN ini mencatatkan pendapatan usaha senilai Rp10,52 triliun atau tumbuh 8,53% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba usaha pun bertumbuh hingga 11,26% menjadi Rp3,34 triliun.
 
Sunarso mengatakan pada tahun lalu pihaknya mencatatkan laba bersih senilai Rp2,51 triliun. Realisasi itu bertumbuh  sekitar13,72% dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Adapun, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Pegadaian masih terkendali sepanjang tahun lalu. NPL gross perseroan menurun dari 1,4% pada 2016 menjadi 1% pada tahun lalu.
 
Namun, NPL nett BUMN ini meningkat dari 0,4% menjadi 0,8% pada akhir 2017.
Tag : pegadaian
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top