Bank Mandiri Biayai Mitra Grab Food, Bunga 7% Per Tahun

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bekerja sama dengan Grab Indonesia dalam pemberian fasilitas pembiayaan kepada ribuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kuliner yang tergabung dalam GrabFood.
Nirmala Aninda | 07 Mei 2018 17:15 WIB
Logo Bank Mandiri - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bekerja sama dengan Grab Indonesia dalam pemberian fasilitas pembiayaan kepada ribuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kuliner yang tergabung dalam GrabFood.

Melalui kerja sama ini, ribuan rekanan GrabFood yang tersebar di seluruh Indonesia diharapkan dapat memperkuat modal kerja, outlet, dan ekspansi pasar mereka.

Nota Kesepakatan ini ditandatangani oleh SVP Micro Banking Bank Mandiri Wawan Setiawan dan Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Melalui kerja sama ini sebanyak 60.000 outlet rekanan GrabFood yang tersebar di seluruh Indonesia akan mendapatkan akses fasilitas pembiayaan dari Bank Mandiri, 60% di antaranya merupakan UMKM.

Pejabat Eksekutif Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang, yang turut mendampingi penandatangan kerja sama tersebut, mengatakan bahwa keberadaan GrabFood semakin populer di kalangan masyarakat milenial karena memudahkan pengguna untuk menikmati kuliner.

"Melalui kerjasama ini, kami optimis bisa memberikan nilai tambah yang membuat fasilitas ini semakin menjadi pilihan utama masyarakat," ujarnya.

UMKM mitra GrabFood akan mendapatkan fasilitas pembiayaan dengan plafon maksimal Rp200 juta dengan bunga 7% per tahun.

Skema pembiayaan melalui proses rekomendasi rekanan GrabFood yang memiliki transaksi aktif kepada Bank Mandiri oleh Grab Indonesia. 

Selanjutnya, Bank Mandiri akan menentukan outlet mana yang dapat memperoleh fasilitas kredit dengan skema KUR.

Dengan riwayat transaksi aktif dari outletyang direkomendasikan oleh Grab diharapkan dapat membantu Bank Mandiri meminimalisir peluang terjadinya non-performing loan di kemudian hari.

Skema ini dianggap sangat menguntungkan dan mendukung UMKM mitra GrabFood dalam mengembangkan usaha mereka.

"Kami berharap inisiatif ini juga dapat membantu memenuhi target penyaluran 50% KUR ke sektor produktif,” kata Donsuwan.

Sebagai tahap awal, program ini akan menyasar sekitar 1.000 outletrekanan GrabFood di kota Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek), untuk selanjutnya meluas ke kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Hingga kuartal I/2018, Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp5,28 triliun kepada 85.235 debitur.

Penyaluran ke sektor produktif mencapai 41% dari total penyaluran atau sebesar Rp2,18 triliun, sementara penyaluran ke sektor pertanian sebesar Rp1,05 triliun.

Kemudian untuk sektor perikanan sebesar Rp13 miliar, industri pengolahan Rp272,6 miliar dan jasa produksi sebesar Rp839 miliar. 

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, Grab menyambut baik kerja sama dengan Bank Mandiri yang telah memiliki rekam jejak dalam pembiayaan UMKM di Indonesia.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu ribuan mitra GrabFood yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendapatkan tambahan modal untuk mengantisipasi perkembangan bisnis kuliner mereka,” kata Ridzki.

Dia mengatakan melalui sinergi ini, para rekanan GrabFood akan mendapatkan keuntungan strategis, baik secara finansial termasuk kesempatan untuk pengembangan usaha.

Di samping itu, Grab juga dapat memanfaatkan berbagai layanan dan produk perbankan Bank Mandiri, baik untuk transaksional, penghimpunan dana, maupun pembiayaan.

Saat ini, aplikasi Grab telah diunduh di lebih dari 90 juta perangkat bergerak dan didukung oleh 2,7 juta mitra pengemudi di seluruh Asia Tenggara. Termasuk Indonesia di mana Grab melayani pengguna di 125 kota, mulai dari Banda Aceh, Aceh hingga Jayapura, Papua.

Tag : bank mandiri, kredit usaha rakyat, grab indonesia
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top