OJK : Direksi Baru AJB Bumiputera segera Ditetapkan

Proses pemilihan dan penetapan direksi baru Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) 1912 diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat guna meningkatkan kinerja asuransi berbentuk usaha mutual insurance itu pascarampungnya proses unwind atau pemutusan hubungan kerja sama dengan investor beserta segala pemenuhan hak dan kewajibannya .
Oktaviano DB Hana | 23 Mei 2018 14:11 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan keterangan kepada awak media setelah mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Rabu (23/5 - 2018).

Bisnis.com, JAKARTA – Proses pemilihan dan penetapan direksi baru Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) 1912 diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat guna meningkatkan kinerja asuransi berbentuk usaha mutual insurance itu pascarampungnya proses unwind atau pemutusan hubungan kerja sama dengan investor beserta segala pemenuhan hak dan kewajibannya .

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Perwakilan Anggota atau BPA AJBB untuk proses penyehatan satu-satunya perusahaan berbentuk usaha bersama di Indonesia itu.

Salah satu yang menjadi fokus otoritas, jelasnya, adalah penetapan direksi baru. AJBB, jelasnya, hingga saat ini sudah beroperasi lagi dengan dipimpin oleh pengelola statuter atau PS yang ditunjuk untuk menggantikan direksi sejak Oktober 2016.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan BPS untuk mendorong proses penunjukan direksi baru untuk menggantikan PS,” ujarnya di sela-sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Rabu (23/5/2018).

Dalam RDP tersebut, Anggota Komisioner dan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi menjelaskan bahwa pemilihan direksi memang menjadi wewenang BPA sebagai pimpinan tertinggi di perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama.

Kendati begitu, dia menegaskan OJK berwenang untuk melakukan fit and proper test kepada calon direksi AJBB tersebut.

“Pemilihan direksi memang melalui BPA, tetapi fit and proper test di OJK. Ini proses yang sedang berjalan,” jelasnya.

BPA merupakan representasi pemilik polis dengan hak reversionary bonus. Berdasarkan catatan Bisnis, reversionary bonus merupakan bonus yang tidak langsung dibayarkan secara tunai namun biasanya berupa penambahan uang pertanggungan.

Anggota dengan hak itu merupakan pemegang polis yang mempunyai kontrol pada asuransi jiwa atau pemegang saham dalam istilah perusahaan berbentuk perseroan terbatas.

Riswinandi mengatakan pihaknya berharap proses pemilihan dan penetapan direksi tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat. “Memang butuh waktu Pak, tetapi kami harapkan segera.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ajb bumiputera 1912

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top