Visa Siap Bersaing dengan GPN

Bisnis.com, JAKARTAPT Visa Worldwide Indonesia mengaku tidak khawatir dengan kehadiran Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN sehingga semua proses pembayaran atau transaksi dilakukan di dalam negeri.
Dini Hariyanti | 23 Mei 2018 21:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Visa Worldwide Indonesia mengaku tidak khawatir dengan kehadiran Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN yang menyebabkan seluruh transaksi domestik diproses di dalam negeri.

Presiden Direktur Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, pihaknya melihat GPN sebagai bentuk kompetisi yang lazim di dalam industri keuangan. Pihaknnya mengaku tak khawatir lantaran bagaimanapun keputusan penggunaan berada di tangan nasabah.

“Yang bikin keputusan mau pakai [kartu berlogo] GPN atau Visa itu konsumen. Kalau kartu [berlogo] kami tentu bisa digunakan di luar negeri. Jadi semua ya terserah nasabah sesuai dengan kebutuhan mereka,” tuturnya, di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Visa mengaku lebih menyerahkan semua kepada keputusan nasabah hendak memilih GPN atau Visa. Yang pasti, kompetisi yang hadir di antara keduanya disikapi Riko sebagai tantangan yang positif, sehingga bisa memberi nilai lebih bagi perseroan.

“Kami fokus terus memberi nilai lebih bagi konsumen kami sehingga harusnya kami tidak terpengaruh. Menghadapi GPN ini [persaingannya] ya cukup fair. Selama ini kami bisa terus memberi nilai lebih kepada konsumen kami,” ucap Riko.

Saat ini, yang berlangsung barulah GPN untuk kartu debit. Selanjutnya, kartu kredit juga masuk di dalam Gerbang Pembayaran Nasional pada tahun depan. Penerapan GPN membuat perbankan di Indonesia diwajibkan terhubung dengan minimal dua perusahaan switching dalam negeri, sehingga bisa mengurangi ketergantungan dari switching berprinsipal asing.

Peraturan mengenai GPN sudah diluncurkan BI sejak tahun lalu. Prinsip GPN sama seperti kartu pembayaran internasional berlogo Visa maupun MasterCard. Namun yang membedakan, kartu dengan logo GPN hanya untuk transaksi di dalam negeri.

Tag : visa
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top