Bank Mantap Luncurkan Kartu Terintegrasi Gerbang Pembayaran Nasional

Bank Mandiri Taspen mengembangkan layanan bagi nasabah dengan menerbitkan Kartu ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional dan Mantapcall guna mempermudah serta memperluas akses transaksi serta informasi para nasabah.
Feri Kristianto | 29 Juni 2018 13:57 WIB
Direktur Bank Mantap Iwan Soeroto, Dirut Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, Kasubag Perijinan Data & Informasi Kanreg III OJK Jateng & DIY M. Bakri, Deputi Direktur Bank Indonesia DIY Sri Fitriani, SEVP Bank Mandiri Joseph Gergino Godong beserta Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi meresmikan Kartu ATM Bank Mantap berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Yogyakarta (29/6). - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com, YOGYAKARTA — Bank Mandiri Taspen mengembangkan layanan bagi nasabah dengan menerbitkan Kartu ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional dan Mantapcall guna mempermudah serta memperluas akses transaksi serta informasi para nasabah.

Dirut Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan peluncuran kartu berlogo GPN tersebut sebagai bentuk komitmen mewujudkan sistem instrumen dan kanal pembayaran nasional yang terintegrasi. Pada tahap pertama perseroan akan menerbitkan kartu tersebut sebanyak 160.000 kartu hingga akhir tahun ini.

“Bank Mantap dalam hal ini menerbitkan tiga varian kartu GPN, yaitu Prima, Plus dan Reguler. Kartu-kartu tersebut ini akan menjadi kartu utama yang ditawarkan kepada nasabah pada saat pembukaan rekening atau penggantian kartu,” jelasnya di Yogyakarta, Jumat (29/6/2018).

Kartu ini akan dapat digunakan untuk transaksi domestik, baik menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri maupun ATM bank lain yang sudah terimplementasi GPN.

Dia menegaskan penerbitan kartu yang proses transaksinya dilakukan di dalam negeri ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses dan menekan biaya transaksi antar bank.

Selain itu, kartu ATM GPN Bank Mantap juga sudah menggunakan teknologi chip sehingga anti skimming, dan pin online 6 digit sebagai keamanan. Diharapkan kehadiran kartu ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para nasabah serta inklusi keuangan di masyarakat Indonesia dalam program cashless.

Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto menambahan, dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mantap secara resmi meluncurkan “Mantapcall” bernomor 14024 yang beroperasi di Graha Mandiri Tugu di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

Layanan Call Center tersebut merupakan integrasi berbagai layanan seperti inbound call, outbound call dan pengaduan via email. Mantap juga menerapkan Key Perfomance Indicator (KPI) yang tinggi dan Service Level Agreement (SLA) yang terukur dalam pelaksanaan mantapcall untuk memastikan layanan yang diberikan adalah layanan yang terbaik.

“Mulai dari layanan pengaduan hingga informasi produk,” ujarnya.

Iwan melanjutkan, Mantapcall ini adalah wujud dedikasi secara end to end dari Bank Mantap yang bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam memberikan layanan lebih kepada nasabah sekaligus untuk mendengar kebutuhan, keluh kesah nasabah yang tentunya bisa menjadi bahan bagi Bank Mantap untuk meningkatkan produk dan operasional perseroan.

Sampai dengan akhir bulan Mei 2018 total aset yang dimiliki Bank Mantap mencapai Rp17,04 triliun atau tumbuh sekitar 78,5%. Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp12,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 66,2%. Untuk penyaluran kredit berkisar Rp12,73 triliun atau meningkat sampai 78%.

Adapun khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp11 triliun dengan persentase tumbuh 128,3%, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 134,1 miliar atau naik sampai dengan 147,5% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 199 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

Tag : Bank Mantap
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top