BCA Incar Bank Kecil yang Belum Melantai di BEI

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank Central Asia Tbk. tengah menimbang strategi yang akan diterapkan dalam aksi akuisisi perseroan atas dua bank kecil dalam dua bulan mendatang.
Dini Hariyanti | 11 Juli 2018 16:20 WIB
Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja memberikan penjelasan pada acara halal bihalal bersama wartawan di Jakarta, Rabu (4/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. tengah menimbang strategi yang akan diterapkan dalam aksi akuisisi perseroan atas dua bank kecil dalam dua bulan mendatang. 

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya dapat menempuh dua opsi strategi. Pertama, menggabungkan dua bank kecil yang akan diakuisisi menjadi satu entitas baru. Opsi kedua, meleburkan salah satunya dengan BCA sedangkan yang lain akan berdiri sendiri. 

“Opsinya, bisa satu kami sedot ke BCA dan satu lagi tetap berdiri independen. Kira-kira proses akuisisi ini selesai dalam dua bulan lagi. Tapi ya seperti bayi, ada yang lahir prematur tetapi juga ada yang tepat waktu,” tuturnya, di Jakarta, Rabu (11/7/2018). 

Opsi untuk menyedot salah satu bank hendak diakuisisi bergabung dengan perseroan dinilai lebih mudah. Jahja menekankan bahwa pihaknya mengutamakan calon yang akan diakuisisi adalah bank  kecil yang belum melantai di bursa. 

Emiten berkode saham BBCA tersebut menyiapkan dana senilai total Rp4,5 triliun sepanjang tahun ini. Anggaran ini dialokasikan tidak spesifik untuk proses akuisisi saja melainkan pula untuk menyuntik modal anak-anak usaha. 

Sejauh ini, belum ada anak usaha yang mengajukan kebutuhan atas penambahan modal. Tidak tertutup kemungkinan bahwa dana Rp4,5 triliun itu akan dimanfaatkan seluruhnya untuk kebutuhan akuisisi. Tapi, BBCA berharap proses akuisisi ini tidak sampai menghabiskan seluruh anggaran yang disiapkan. 

“Kami [condong] kepada bank kecil yang unlisted untuk kami akuisisi. Kami akan ambil dua bank sekaligus untuk akuisisi, karena kalau cuma satu nanti populasi bank tetap sama, belum meramping. Memilih ini susah, seperti mencari jodoh,” tutur Jahja. 

Kabar terkait rencana akuisisi oleh BBCA ini merebak sejak beberapa tahun lalu. Tapi sampai sekarang, bank yang terafiliasi dengan Grup Djarum ini terus bungkam terkait nama jelas kandidat yang akan dicaplok. Ditegaskan bahwa sekitar dua bulan mendatang, perseroan akan mengumumkan aksi korporasi itu secara resmi. 

Tag : bca
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top