Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Maybank Jajaki Hedging Syariah

PT Maybank Indonesia Tbk. berencana melakukan hedging instrumen syariah guna mendapatkan imbal hasil yang menarik dari kerja sama pengelolaan dana haji dengan Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH.
Maybank/Reuters-Bazuki Muhammad
Maybank/Reuters-Bazuki Muhammad

Bisnis.com, JAKARTA — PT Maybank Indonesia Tbk. berencana melakukan hedging instrumen syariah guna mendapatkan imbal hasil yang menarik dari kerja sama pengelolaan dana haji dengan Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH.

Presiden Direktur PT Maybank Indonesia Tbk. Taswin Zakaria mengatakan hal itu akan menjadi salah satu hedging syariah yang akan diterapkan.

Pihaknya memastikan akan menjalankan amanat pemerintah sebagai salah satu bank mitra investasi pada dana haji sejak April 2018 hingga Maret 2021.

"Pada kelola dana haji ini mungkin bisa menghasilkan yield yang menarik, kita akan coba explore dengan hedging instrumen," katanya, Rabu (1/8/2018).

Head of Sharia Community Financial Service PT Maybank Indonesia Tbk. Dandy Suprandono menambahkan saat ini Maybank memiliki ekspertis yang dapat berinvestasi langsung pada portofolio di pembiayaan Maybank. Menurutnya, hal itu yang menjadikan salah satu alasan pemerintah memercayai Maybank menjadi mitra investasi.

Apalagi jika imbal hasil yang diminta hanya berkisar pada 6%, Maybank masih bisa meletakkan pada deposito yang dimiliki.

Usai kerja sama dengan BPKH untuk mengelola dana haji, bank berkode saham BNII ini berencana melakukan sejumlah aksi korporasi sepanjang paruh kedua 2018.

Meski belum merinci karena mengaku menunggu izin, Dandy mengemukakan arahnya pada akuisisi nasabah ritel umum.

"Ini untuk mengejar target sampai akhir tahun yang masih kejar-kejaran dengan bank sebelah jadi belum bisa saya bilang juga angka pertumbuhan yang kami patok," ujarnya.

Sementara itu, Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia mencatatkan kinerja penyaluran pembiayaan tumbuh 42,2% secara year on year menjadi Rp23 triliun dari Rp16,2 triliun pada Juni 2017.

Kualitas pembiayaan UUS Maybank mengalami peningkatan dengan rasio pembiayaan bermasalah (non performing loan NPF) menjadi 2,9% pada semester I/2018 dari 3,9% pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, kinerja penghimpunan dana pihak ketiga tercatat tumbuh mengimbangi kinerja bisnis lainnya sebesar 38,8% secara year on year menjadi Rp18,8 triliun pada semester I/2018 menjadi dari Rp13,5 triliun.

Sepanjang paruh pertama 2018 total aset UUS Maybank Indonesia meningkat 31,4% menjadi Rp29,2 triliun, memberikan kontribusi sebesar 17,0% dari total aset bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Saeno

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper