Asuransi Jiwa Perkuat Agen dengan Inovasi Digital

Perusahaan asuransi jiwa membekali para agennya dengan aplikasi teknologi informasi untuk memperkuat saluran distribusi keagenan di era digital. 
Azizah Nur Alfi | 20 Agustus 2018 06:55 WIB
Ilustrasi kegiatan agen asuransi - Antara/Andika Wahyu

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan asuransi jiwa membekali para agennya dengan aplikasi teknologi informasi untuk memperkuat saluran distribusi keagenan di era digital. 

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) misalnya, mengembangkan aplikasi PRUforce yang dapat memberikan pelatihan online kepada tenaga pemasar, memproses polis nasabah secara cepat dan paperless, serta memudahkan agen dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya.

Corporate Communications & Sharia Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo menyampaikan, inovasi teknologi perlu digunakan dalam memperluas jangkauan perlindungan industri asuransi jiwa. Namun, teknologi hanya sebagai pendukung dan menjadi alat yang memudahkan kerja tenaga pemasar di lapangan. 

Dia mengatakan, teknologi tidak dapat menggantikan sentuhan personal yang dilakukan oleh para tenaga pemasar dalam memberikan nasihat perlindungan terbaik kepada masyarakat secara tatap muka setiap harinya. Saat ini perseroan memiliki 277.000 tenaga pemasar di 408 kantor pemasaran mandiri di Indonesia. 

"Prudential berkomitmen untuk memperkuat kepemimpinan pasar dengan berinvestasi ke dalam digitalisasi dan inovasi yang berkelanjutan," katanya. 

Pengembangan inovasi digital juga dilakukan PT Asuransi Jiwa Sequis Life atau Sequis Life untuk membekali para agennya, yakni melalui aplikasi Sequis eZ. Director and Chief Operating Officer Sequis Life Edisjah menjelaskan, aplikasi ini memudahkan para agen dalam melakukan aktifitas penjualan mulai dari presentasi, pembuatan ilustrasi, hingga surat pengajuan asuransi jiwa elektronik. 

Aplikasi ini dilengkapi dengan fasilitas e-signature, e-payment, dan expert underwriting sehingga proses persetujuan surat pengajuan asuransi jiwa elektronik dapat diketahui dalam hitungan menit. Dia mengatakan, saat ini sudah sekitar 75% agen perseroan telah memanfaatkan aplikasi ini. 

"Kami terus melakukan update pada aplikasi Sequis eZ agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan permintaan pasar," katanya. 

Dia menambahkan, saat ini perseroan terus melakukan ekspansi ke berbagai daerah di luar Pulau Jawa untuk mengembangkan kanal keagenan sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Jumlah agen perseroan tercatat lebih dari 14.700 agen. 

"Tantangan agen asuransi dalam menghadapi era digital seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, transaksi e-commerce, dan pertumbuhanmiddle-class yang tech-savvy yang mulai aware pentingnya asuransi," imbuhnya. 

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia menyebut, jumlah agen berlisensi sebesar 584.469 orang pada 2017. Sebanyak 90,5% dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari saluran distribusi keagenan. 

Tag : agen asuransi jiwa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top