Bank Banten Incar Dana Segar Rp2,9 Triliun

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) menargetkan untuk mendapatkan dana segar senilai Rp2,9 triliun pada semester II/2019. Suntikan dana ini berasl dari right issue yang akan dilakukan perseroan pada paruh pertama 2019 dan hasil pelepasan saham milik Pemprov Banten di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten.
Andi M. Arief | 09 Oktober 2018 21:47 WIB
Ilustrasi Bank Banten - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) menargetkan untuk mendapatkan dana segar senilai Rp2,9 triliun pada semester II/2019. Suntikan dana ini berasl dari right issue yang akan dilakukan perseroan pada paruh pertama 2019 dan hasil pelepasan saham milik Pemprov Banten di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa berujar, Bank Banten akan melakukan penerbitan saham terbatas (rights issue) senilai Rp600 miliar. Dana tersebut didapatkan dari pemerintah daerah Banten dan mitra strategis Bank Banten.

Sebagai pemegang saham pengendali, Pemprov Banten akan berkontribusi sebesar Rp335 miliiar yang berasal dari APBD-P 2018 sejumlah Rp175 miliar dan dari APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp160 dalam pembelian rights issue tersebut. Sementara itu, sisa Rp265 miliar akan dibeli oleh aliansi strategis.

Terpisah, Komisaris Independen Bank Banten Agus Erhan mengatakan akan mengajukan pelepasan saham milik Pemprov Banten sebesar 5,3% di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank BJB dalam waktu dekat.

Sebagai pemegang saham minoritas grade A, Bank Banten berencana untuk mendivestasikan sahamnya kepada pemegang saham grade A lainnya pada RUPS Bank BJB November mendatang.

“Jika tidak ada pembeli dari pemegang saham grade A di Bank BJB, maka Bank Banten akan meminta menurunkan grade saham perseroan menjadi grade B untuk diperdagangkan di lantai bursa,” paparnya, Selasa (9/10/2018).

Bank Banten mengharapkan dapat mendapatkan suntikan dana sekitar Rp1 triliun dari pelepasan 570 juta lembar saham atau sekitar 5,3% dari total saham Bank BJB.

Direktur Bank Banten Kemal Idris berharap Bank Banten dapat mengumpulkan dana hingga Rp2,9 triliun pada semester II/2019 dari aksi korporasi perseroan guna menyehatkan aset dan menambah modal inti agar masuk ke dalam kelompok bank umum kelompok usaha (BUKU) II yang memilik modal inti p1 triliun-Rp5 triliun.

Tag : Bank Banten
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top