BPJS Kesehatan Raih 2 Penghargaan di Indonesia Turkey Global Leaders Award 2018

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan memperoleh dua penghargaan dalam ajang Indonesia Turkey Global Leaders Award 2018 di Istanbul, Turki (24/11/2018).
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 25 November 2018  |  14:25 WIB
BPJS Kesehatan Raih 2 Penghargaan di Indonesia Turkey Global Leaders Award 2018
Warga antre mengurus kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/7/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan memperoleh dua penghargaan dalam ajang Indonesia Turkey Global Leaders Award 2018 di Istanbul, Turki (24/11/2018).

Sehubungan perannya sebagai pelaksana Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) selama hampir 5 tahun, BPJS Kesehatan memperoleh penghargaan sebagai The Best Company in Asia and Turkey 2018 Category Government Company. Pada kesempatan tersebut Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris juga dinobatkan sebagai The Best Global Leader in Asia and Turkey 2018.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Chairman Foreign Economic Relations Board Ilhan Erdal dan Chairwoman Economic Review Irlisa Rahmadiana kepada Direktur Kepatuhan, Hukum, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BPJS Kesehatan dan jajaran manajemennya. Penghargaan ini tak lepas dari hasil kerja keras Duta BPJS Kesehatan yang telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia dan seluruh stakeholder JKN-KIS lainnya. Semoga semangat Duta BPJS Kesehatan kian terpacu untuk menyempurnakan mutu layanan dan mengembangkan beragam inovasi lainnya,” ucap Bayu dalam siaran pers, Minggu (25/11/2018).

Acara penganugerahan tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki H.E. Wardana.

Selain Kategori Government, terdapat beberapa kategori penghargaan lainnya, yaitu Association, Public Company, State Owned Enterprise, Private Company, dan Local Govt Company.

Sementara itu, menurut Chairwoman Economic Review Irlisa Rahmadiana, penganugerahan penghargaan tersebut dilakukan sesuai dengan pengelompokan perusahaan berdasarkan sektor industri, aset perusahaan, dan kepemilikan saham perusahaan. 

“Adapun proses penilaiannya dilakukan dengan mempertimbangkan penilaian kinerja keuangan perusahaan 2017, dengan menggunakan metode perhitungan dan analisa data yang diperoleh dari berbagai sumber dan data yang telah dipublikasikan,” katanya.

Sampai dengan 23 November 2018, sudah ada 206.070.624 jiwa penduduk Indonesia yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Diharapkan angka ini terus bertambah secara signifikan agar impian Universal Health Coverage (UHC) dapat tercapai pada 2019 mendatang sesuai harapan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs kesehatan

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top