Akseleran Gencar Sosialisasi ke Jateng dan Jatim

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) gencar melakukan sosialisasi ke Pulau Jawa, terutama Jawa Barat dan Jawa Timur.
Nindya Aldila | 27 November 2018 07:36 WIB
Keterangan foto : Head of Public and Government Relations Akseleran, Rimba Laut (kanan) dan Co Founder and Chief Credit Officer Akselaran, Christopher Gultom saat memberikan keterangan pers, Jumat (23/11). JIBI - BISNIS / Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) gencar melakukan sosialisasi ke Pulau Jawa, terutama Jawa Barat dan Jawa Timur.

CEO Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur memang belum familiar dengan layanan peer-to-peer (P2P) lending. Oleh karena itu, Akseleran mulai melakukan sosialisasi di daerah tersebut.

“Kalau pemberi pinjaman memang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Namun, kalau penerima pinjaman di Jawa Tengah dan Jawa Timur belum ada, maka kami gencar kesana untuk meningkatkan inklusi keuangan,” tuturnya, Senin (26/11/2018).

Hingga pertengahan November 2018, jumlah pengguna di Jawa Timur tumbuh signifikan. Akseleran mencatat, selama hampir selama 13 bulan terakhir, nilai investasi dari Jawa Timur mencapai Rp6 miliar yang berasal dari sekitar 3.400 pemberi pinjaman (lender).

Dia menjelaskan bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan Akseleran di Jawa Timur berkisar 40%-50% setiap bulannya.

“Setidaknya, jumlah persentase pemberi pinjaman dari Surabaya hingga pertengahan November tahun ini sekitar 60% dan selebihnya terbagi merata di wilayah lainnya di Jawa Timur,” katanya.

Lebih lanjut, Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran mengatakan penetrasi pemberi pinjaman di Jawa Tengah, hingga 31 Oktober 2018 mencapai 234 pemberi pinjaman dengan total nilai investasi sebesar Rp3,9 miliar. Sebagian besar kontribusinya berasal dari Kota Semarang.

“Kami pun optimistis dapat menyalurkan total pinjaman di Jawa Tengah sebesar Rp25 miliar di akhir tahun 2019,” katanya.

Saat ini penyaluran kredit di Jawa masih mendominasi hingga 90% dari total penyaluran yang mencapai Rp176,3 miliar per Senin, 26 November 2018. Borrower terbanyak masih dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Adapun di luar wilayah Jawa, Akseleran juga tersedia di Balikpapan, Maluku, dan Kalimantan Utara. Sementara jumlah pemberi pinjaman di Akseleran telah  menembus lebih dari 82.000 pemberi pinjaman.

“Sebanyak 100% pinjaman yang disalurkan oleh Akseleran untuk usaha-usaha produktif dan bukan untuk konsumtif dengan minimal pinjaman yang kami salurkan sebesar Rp75 juta atau jika di luar wilayah Jabodetabek sebesar Rp150 juta dan maksimal sebesar Rp2 miliar,” ujar Ivan.
 
 

Tag : fintech, akseleran
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top