Libur Lebaran, Ini Tips Aman Bertransaksi di Luar Negeri

Untuk memberikan ketenangan pikiran sehingga Anda dapat menikmati liburan, Mastercard memberikan beberapa tips aman untuk melakukan transaksi di luar negeri.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  16:26 WIB
Libur Lebaran, Ini Tips Aman Bertransaksi di Luar Negeri
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara (kanan) berpose dengan Direktur Mastercard Indonesia Tommy Singgih di sela-sela peluncuran kartu kredit CIMB Niaga Syariah, di Jakarta, Rabu (17/10/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Hari Raya Idulfitri merupakan momen penuh kemenangan bagi seluruh umat muslim di dunia, termasuk bagi lebih dari 200 juta umat muslim di Indonesia.

Selain sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan sahabat dengan cara saling berkunjung, Idulfitri juga menjadi momen untuk berlibur bersama keluarga baik itu ke berbagai kota di dalam negeri maupun di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan Inggris.

Untuk memberikan ketenangan pikiran sehingga Anda dapat menikmati liburan, Mastercard memberikan beberapa tips aman untuk melakukan transaksi di luar negeri, berikut tipsnya:

1. Bawa uang tunai secukupnya dan gunakan kartu debit untuk tarik tunai

Membawa uang tunai dalam jumlah besar pada saat bepergian akan berisiko tinggi terhadap keamanan dan kenyamanan Anda. Jika Anda ingin tetap memiliki uang tunai untuk keadaan darurat, maka disarankan untuk membawa secukupnya saja. Hal ini karena ke manapun Anda pergi, Anda dapat menarik uang tunai menggunakan kartu debit Mastercard di mesin-mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terdapat di negara tujuan.

Dengan metode penarikan tunai, Anda juga akan dapat memperoleh nilai tukar terbaik dibandingkan jika menukar mata uang asing di negara Anda. Kartu debit Mastercard Anda diterima secara global, selain itu, Anda juga akan menikmati berbagai fitur keamanan canggih pada saat melakukan transaksi antar negara (cross-border) di manapun di seluruh dunia.

Tidak hanya itu, guna memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi Anda yang sedang berlibur di Inggris, Singapura atau Malaysia, Mastercard memperkenalkan sebuah layanan bernama Mastercard ATM Locator. Layanan ini dapat membantu Anda menemukan lokasi mesin-mesin ATM jaringan Mastercard terdekat di negara-negara tersebut. Anda hanya perlu mengunjungi website Mastercard ATM Locator, masukkan lokasi tempat Anda berada di kolom pencarian, selanjutnya Anda akan dapat melihat daftar ATM terdekat di lokasi tersebut.

2. Pastikan menyimpan kartu dan kontak bank di tempat yang aman

Selalu waspada dan hati-hati pada saat menggunakan mesin ATM yang berada di tempat yang minim penerangan, dan pastikan bahwa tidak ada orang yang mencurigakan di sekitar Anda. Setelah melakukan penarikan tunai di mesin ATM, disarankan untuk segera menyimpan kartu dan uang Anda di tempat yang aman untuk menghindari risiko kehilangan kartu maupun pencurian.

Anda bahkan dapat menikmati fitur perlindungan tambahan untuk meningkatkan keamanan kartu apabila kartu Anda telah dilengkapi dengan teknologi chip. Sebagai contoh, teknologi chip EMV (Europay, Mastercard, Visa) yang terintegrasi di dalam kartu debit Mastercard Anda. Layanan ini bekerja dengan cara membuat setiap transaksi menjadi unik dan tidak dapat ditiru, sehingga semakin memperkecil kemungkinan penipuan atau pencurian data transaksi Anda.

3. Gunakan Personal Identification Number (PIN) yang berbeda untuk setiap kartu

Selain itu, gunakan PIN yang berbeda untuk setiap kartu, karena ini merupakan cara terbaik untuk menjaga keamanan kartu. Jangan menuliskan PIN pada benda yang ditaruh di dalam dompet, maupun pada kartu itu sendiri. Apabila Anda lupa PIN atau kartu Anda hilang, segera laporkan hal tersebut kepada bank penerbit kartu Anda. Pastikan Anda memiliki detail kontak bank Anda di tempat yang mudah diakses agar dapat melaporkan kasus kehilangan atau pencurian, sehingga mereka dapat langsung memblokir kartu Anda serta memberikan kartu pengganti secepatnya.

4. Periksa kembali laporan transaksi

Periksa setiap bukti transaksi dan lihat apakah ada transaksi yang mencurigakan. Pastikan bahwa jumlah yang tertera pada bukti transaksi sudah sesuai dengan transaksi yang Anda lakukan. Jika terdapat transaksi yang mencurigakan, segera hubungi bank Anda.

Sebelum bepergian, Anda juga disarankan untuk menghubungi bank Anda dan memberikan notifikasi mengenai rencana perjalanan Anda. Dengan demikian, bank Anda akan membantu memonitor transaksi Anda dan segera mengirimkan notifikasi saat ada transaksi yang mencurigakan.

Apabila bank Anda menawarkan fitur notifikasi transaksi melalui SMS, aktifkan fitur tersebut sebelum Anda bepergian, sehingga Anda dapat menerima pesan notifikasi setiap kali Anda melakukan transaksi melalui kartu Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transaksi online

Editor : Tegar Arief

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top