Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Otoritas Selidiki Transaksi Mencurigakan di Citigroup

Badan Pengatur Keuangan (Financial Conduct Authority/FCA) tengah menyelidiki klaim tentang seorang karyawan yang memiliki informasi sensitif harga di Citigroup Inc. yang berkomunikasi dengan seorang trader kaya.
Citigroup Center di New York, AS./Reuters-Shannon Stapleton
Citigroup Center di New York, AS./Reuters-Shannon Stapleton

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengatur Keuangan (Financial Conduct Authority/FCA) tengah menyelidiki klaim tentang seorang karyawan yang memiliki informasi sensitif harga di Citigroup Inc. yang berkomunikasi dengan seorang trader kaya.

Berdasarkan berita dari laman Reuters, Senin (3/6/2019), FCA menyebutkan bahwa karyawan Citigroup, yang disebutnya sebagai sumber itu berbicara dengan seorang perantara Alshair Fiyaz pada 2015 dan 2017.

Pernyataan ini menjadi bagian awal dari penyelidikan perdagangan orang dalam di London yang melibatkan pedagang lain, seperti Walid Choucair, dan mantan pejabat kepatuhan Grup UBS, Fabiana Abdel-Malek.

Choucair berpendapat sebagai bagian dari pembelaannya bahwa dia menerima tips dari Fiyaz dan pedagang lain daripada Abdel-Malek.

Namun, baik Choucair maupun Abdel-Malek menyangkal lima tuduhan perdagangan orang dalam tersebut. Sementara itu, Fiyaz masih belum terbukti bersalah dalam persidangan kali ini.

FCA menyampaikan masih belum dapat memberikan detail tambahan tentang perantara atau sumber karena informasi tersebut dapat mengidentifikasi informan awal mereka. 

Demikian pula, catatan FCA yang dibacakan kepada juri oleh pengacara Choucair, belum menjelaskan apakah Fiyaz telah menerima informasi dari sumber Citigroup.

Hanya saja, hal tersebut tidak membuat FCA berhenti. FCA menyebutkan baru mulai telah menyelidiki masalah ini setelah menerima informasi dari seorang informan pada 14 Mei 2019. 

Sebagai informasi, karyawan Citigroup tidak memiliki akses komputer ke informasi sensitif harga terkait dengan lima saham yang menjadi subyek uji coba yang sedang berlangsung.

Pengungkapan ini datang pada saat yang penting dalam uji coba perdagangan orang dalam pertama FCA dalam 3 tahun. Choucair, yang dituduh menghasilkan untung 1,4 juta pound (US$1,8 juta) dengan bantuan kiat Abdel-Malek, sebagian besar melalui kesaksiannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : M. Richard

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper