Bank Syariah Belum Optimal Garap Industri Halal

Perbankan syariah dinilai belum optimal menggarap peluang penyaluran pembiayaan ke industri halal, termasuk para pelaku usaha berbasis syariah yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM).
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  17:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perbankan syariah dinilai belum optimal menggarap peluang penyaluran pembiayaan ke industri halal, termasuk para pelaku usaha berbasis syariah yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, pertumbuhan pembiayaan bank syariah ke sektor UMKM tercatat stagnan, bahkan menurun jika dibandingkan dengan pembiayaan sektor bukan UMKM.

Per Februari 2019, pembiayaan modal kerja sektor UMKM menurun tipis menjadi 4,26% secara tahunan (year on year/yoy), sedangkan pembiayaan modal kerja pada sektor bukan UMKM masih tumbuh dua digit, yaitu 14,10% yoy.

Pada pembiayaan investasi, sektor UMKM juga menurun drastis dari 12,95% menjadi 6,33% yoy, sedangkan pembiayaan investasi di sektor bukan UMKM meningkat menjadi 15,65% yoy.

Sementara, selain kedua pembiayaan di atas, pertumbuhan tertinggi dicatatkan pada sektor konsumsi, tumbuh 17,11% yoy, meski turun tipis dibandingkan tahun lalu.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa perbankan syariah dalam menjalankan fungsi intermediasi masih belum benar-benar menunjang industri syariah atau industri halal.

"Perbankan syariah pada umumnya masih sekadar menyalurkan pembiayaan tanpa melihat bagaimana posisi dari debiturnya," katanya, belum lama ini.

Padahal, Bambang menyampaikan berdasarkan Global Islamic Economy report 2018-2019, Indonesia baru berada di peringkat 10 dalam industri halal, itu pun didominasi dari sisi konsumsi. 

Konsumsi produk halal di Indonesia mencapai lebih dari US $200 miliar atau sekitar 36% dari total konsumsi rumah tangga Indonesia pada 2017.

Menurutnya, Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia seharusnya bisa menjadi pemain yang signifikan dalam industri halal global, tidak hanya sebagai konsumen tapi juga sebagai produsen.

Oleh karena itu, salah satu poin dalam Master Plan Keuangan Syariah, pemerintah akan melakukan penguatan pada sektor keuangan syariah dengan mendorong kinerja segmen retail banking, namun belum menyebutkan secara detil langkah strategis apa saja yang akan dikedepankan untuk mendorong segmen ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank syariah, produk halal

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top