Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kredit Properti Cenderung Stagnan pada April 2019

Perkembangan penyaluran kredit perbankan ke sektor properti pada April 2019 masih tidak menunjukkan pertPerkembangan penyaluran kredit perbankan ke sektor properti pada April 2019 tidak menunjukkan pertumbuhan signifikan dan cenderung stagnan. umbuhan signifikan dan cenderung stagnan.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 06 Juni 2019  |  11:53 WIB
Deretan hunian berdiri di perumahan di kawasan Nanjung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019). - Bisnis/Rachman
Deretan hunian berdiri di perumahan di kawasan Nanjung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA--Perkembangan penyaluran kredit perbankan ke sektor properti pada April 2019 tidak menunjukkan pertumbuhan signifikan dan cenderung stagnan. 

Dalam data analisis uang beredar, Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit properti pada April 2019 mencapai Rp961,9 triliun, atau tumbuh 17,2% secara tahunan.

Angka tersebut meningkat tipis dari bulan sebelumnya yang mencatatkan kenaikan sebesar 17,1%  secara tahunan.

"Pertumbuhan itu didorong oleh akselerasi kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) serta kredit konstruksi. Sementara itu, kredit real estate tercatat mengalami perlambatan pertumbuhan," demikian dikutip Bisnis, Kamis (6/6/2019).

Pertumbuhan kredit KPR dan KPA sebesar 13,8% (YoY) pada April 2019, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 13,2% (YoY).

Adapun, penyaluran kredit properti pada April 2019 mencapai Rp480,4 triliun, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar Rp475,5 triliun. Hal tersebut berasal dari peningkatan kredit KPR tipe 22 sampai dengan 70 di wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit properti
Editor : Maftuh Ihsan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top