Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank DKI Salurkan Kredit Massal untuk 250 Wirausaha

Bank DKI menyalurkan kredit secara massal kepada 250 peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu atau PKT yang diwakili oleh 40 wirausahawan.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  08:16 WIB
Pengunjung mencari informasi di stan Bank DKI di Jakarta Fair JIExpo Kemayoran Jakarta, Minggu (11/6). - JIBI/Dwi Prasetya
Pengunjung mencari informasi di stan Bank DKI di Jakarta Fair JIExpo Kemayoran Jakarta, Minggu (11/6). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Bank DKI menyalurkan kredit secara massal kepada 250 peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu atau PKT yang diwakili oleh 40 wirausahawan.

Hal tersebut merupakan salah satu bagian dari implementasi misi Bank DKI dalam menjadi Bank pilihan transaksi pada segmen UMKM.

Plt. Direktur Utama Bank DKI Sigit Prastowo mengatakan sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank DKI berkomitmen untuk memperkuat industri UMKM di Jakarta melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, pengembangan dan pendampingan bagi para wirausahawan baru sehingga kedepan, para wirausahawan tersebut dapat terus meningkatkan skala usahanya.

Sebagai realisasi atas upaya Bank DKI dalam mendukung pengembangan segmen Mikro, per Juni 2019, penyaluran kredit mikro tumbuh sebesar 33% dari Rp632 miliar per Juni 2018 menjadi Rp843 miliar per Juni 2019. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi penyaluran kredit Bank DKI seperti Monas 25, Monas 75, Monas 500 Bank DKI di pasar-pasar DKI Jakarta.

Sebagai informasi, Penyaluran kredit ini diberikan kepada peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang sudah melewati 6 tahapan dari 7 tahapan Pasti Sukses yang mencakup pendaftaran (P1), pelatihan (P2), pendampingan (P3), perizinan (P4), pemasaran (P5), pelaporan keuangan (P6), dan akses permodalan (P7).

"Peserta program PKT akan menerima fasilitas kredit Monas Pemula yang merupakan solusi bagi pelaku UMKM yang baru merintis usahanya. Monas Pemula merupakan fasilitas kredit dengan bunga hanya 7% per tahun. Monas Pemula dapat digunakan baik untuk modal kerja maupun investasi produktif dengan maksimal plafon kredit Rp10 Juta dan jangka waktu 3 bulan sampai 18 bulan," katanya melalui siaran pers, Jumat (26/7/2019).

Sebagai tambahan, Bank DKI juga memberikan layanan cash pick up dengan mobile collection system yang bertujuan untuk memberikan kemudahan karena setiap angsuran yang disetorkan akan memiliki struk tanda terima yang sah dan tercatat pada sistem Bank DKI.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bank DKI atas terselenggaranya acara Business Matching ini.

Ada beberapa angka statistik yang menunjukkan bahwa Bank DKI semakin hari semakin baik dan semakin bermanfaat untuk masyarakat dan dunia usaha terutama dalam peningkatan pemberdayaan UMKM di DKI Jakarta.

Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara menyampaikan Business Matching ini merupakan kegiatan untuk mempertemukan lembaga jasa keuangan formal dengan pelaku UMKM melalui peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Dalam hal ini, OJK turut berperan aktif dalam mendorong penyaluran kredit UMKM. Secara umum, suku bunga UMKM masih tinggi, tetapi Bank DKI berhasil memberikan solusi melalui kredit Monas Pemula dengan bunga hanya 7%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top