Anggota DPR dan DPD Purnatugas Resmi Menjadi Nasabah Bank Mantap

Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) resmi menjadi bank mitra bayar untuk seluruh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI purnatugas periode 2014 sampai 2019.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  17:50 WIB
Anggota DPR dan DPD Purnatugas Resmi Menjadi Nasabah Bank Mantap
Mantan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (kedua dari kiri) menerima Taspen Smart Card Mandiri Taspen dari Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro (ketiga dari kiri), Direktur Utama Bank Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Josephus K. Triprakoso (kanan), Direktur Taspen Helmi Imam Satriyono dan Dodi Susanto.

Bisnis.com, DENPASAR - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) resmi menjadi bank mitra bayar untuk seluruh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI purnatugas periode 2014 sampai 2019.

Acara simbolis penyerahan Taspen Smart Card dilakukan oleh Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro dan didampingi Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso.

Sementara dari pihak DPR RI dihadiri oleh Mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo, Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan dari pihak DPD RI yaitu Mantan Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan Mantan Wakil Ketua DPD Letnan Jenderal (Purn) Dr. Nono Sampono.

Jumlah anggota DPR RI purnatugas periode 2014 sampai dengan 2019 yang menerima Tunjangan Hari Tua (THT) sebanyak 556 orang dengan nilai akuisisi sebesar Rp 6,21 miliar dan anggota DPD RI purnatugas menerima manfaat THT sebanyak 132 orang dengan nilai akuisisi Rp 1,36 miliar.

Nilai akuisisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mantap dengan proyeksi akhir tahun 2019 mencapai Rp19,61 triliun atau tumbuh 51,8% secara year on year (yoy).

“Penunjukan Bank Mantap menjadi mitra bayar bagi para pejabat DPR dan DPD RI purnatugas adalah kepercayaan dari stakeholder sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan kebijakan strategis pembayaran pensiunan,” ujar Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dikutip dari siaran pers, Rabu (2/10/2019).

Diharapkan dana tersebut dapat meningkatkan dana murah (CASA) perseroan pada akhir tahun sebesar Rp3,5 triliun atau tumbuh 34,5% secara yoy, sebagai salah satu engine perseroan untuk memperoleh laba diakhir tahun 2019 dengan nilai proyeksi Rp400 miliar tumbuh 21,6% secara yoy.

“Sebagai penopang dalam meningkatkan loyalitas nasabah, saat ini Bank Mantap memiliki jaringan kantor 318 di yang tersebar 34 provinsi diseluruh Indonesia, layanan digital, ATM Bank Mandiri serta ATM bersama sehingga kami optimis dapat membantu kelancaran proses para pejabat purnatugas tersebut menerima manfaat THT,” ujarnya.

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp18,37 triliun atau tumbuh sampai dengan 40,5%. Adapun penyaluran kredit berkisar Rp18,69 triliun atau meningkat sampai 34,6%, khusus kredit pensiunan sudah mencapai Rp17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3%.

Laba bersih yang dihasilkan Rp270,7 miliar atau naik sampai dengan 19,6% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bank Mantap, dpr ri

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top