BCA Finance Terbitkan Obligasi Rp1,5 Triliun

PT BCA Finance menggelar Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019.
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  09:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT BCA Finance menggelar Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019, dengan target dana yang akan dihimpun sebanyak-banyaknya Rp1,5 triliun.

Obligasi yang akan diterbitkan BCA Finance pada semester kedua tahun ini akan dibagi dalam tiga tenor, yakni seri A untuk tenor 367 hari kalender, seri B untuk tenor 2 tahun, dan seri C untuk tenor 3 tahun.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan sejak tanggal emisi. Bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 5 Februari 2020 sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo masing-masing seri obligasi yaitu 12 November 2020 untuk obligasi seri A, 5 November 2021 untuk obligasi seri B, dan 5 November 2022 untuk obligasi seri C.

Kupon yang ditawarkan untuk obligasi ini masing-masing sebesar 6,20%—6,80% per tahun untuk obligasi seri A, 6,50%—7,10% per tahun untuk obligasi seri B, dan 7,00%—7,80% per tahun untuk obligasi seri C.

Dalam penerbitan surat utang itu, bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi di antaranya PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Sementara yang bertindak sebagai wali amanat dalam penerbitan obligasi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dengan akuntan publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan konsultan hukum Soemarjono, Herman & Rekan.

Obligasi ini tidak digaransi dengan jaminan khusus, tetapi dijamin secara paripasu (pembagian hasil eksekusi jaminan secara prorata) dengan pinjaman BCA Finance lainnya.

Obligasi ini telah memperoleh hasil pemeringkatan idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan AAA(idn) (Triple A) dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Masa penawaran awal telah dimulai, bersamaan dengan acara investor gathering yang diadakan pada Kamis (26/9), bertempat di Hotel Indonesia Kempinski.

Masa penawaran awal ini akan berlangsung sampai dengan 11 Oktober 2019. Selanjutnya, penawaran umum pada 28—31 Oktober 2019 dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia pada 6 November 2019.

Seluruh dana hasil dari penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja kegiatan usaha pembiayaan perseroan.

Berdasarkan data akhir Juni 2019, saham BCA Finance dimiliki oleh PT Bank Central Asia Tbk. sebesar 99,6% dan BCA Finance Limited Hong Kong sebanyak 0,4%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bca finance

Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top