Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BRI Raup Permintaan Rp6,9 Triliun Atas Penerbitan Obligasi PUB III Tahap I

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mencatat permintaan atas penerbitan obligasi sebesar Rp6,9 triliun. Permintaan itu berasal dari Penerbitan Umum Berkelanjutan III Tahap I 2019 yang dilakukan Kamis (7/11/2019).
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 09 November 2019  |  06:44 WIB
Petugas gabungan dari Polres Blitar dan Kantor Cabang BRI memeriksa mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saat berpatroli bersama di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (24/3/2018). - ANTARA/Irfan Anshori
Petugas gabungan dari Polres Blitar dan Kantor Cabang BRI memeriksa mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saat berpatroli bersama di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (24/3/2018). - ANTARA/Irfan Anshori

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mencatat permintaan atas penerbitan obligasi sebesar Rp6,9 triliun. Permintaan itu berasal dari Penerbitan Umum Berkelanjutan III Tahap I 2019 yang dilakukan Kamis (7/11/2019).

Permintaan obligasi yang diraih BRI melampaui target karena awalnya perseroan memperkirakan meraup dana Rp5 triliun dari penerbitan surat utang tersebut. Obligasi BRI tercatat oversubscribe 1.38 kali.

"Pada tahap I ini proporsi penjualan kepada investor institusi sebesar 95 persen dan investor ritel sebesar 5 persen dari total dana yang dihimpun," kata SEVP Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

Listiarini menyebut penjualan obligasi kepada investor ritel dilakukan melalui Wealth Management BRI. Kesempatan bagi peritel dibuka agar nasabah perseroan berkesempatan investasi di pasar surat utang dan membiayai sektor UMKM.

Pada PUB Tahap I BBRI telah menerbitkan 3 seri obligasi yakni Seri A bertenor 1 tahun, Seri B bertenor 3 tahun dan Seri C bertenor 5 tahun. Obligasi Seri A ditawarkan Rp1,125 triliun dengan tingkat bunga tetap 6,65 persen per tahun.

Sementara itu, obligasi Seri B sebesar Rp2,934 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,60 persen per tahun, dan Seri C Rp2,844 triliun dengan bunga tetap 7,85 persen per tahun.

"Surat utang ini akan resmi dicatatkan di bursa pada 8 November 2019, satu hari setelah tanggal penerbitan," katanya.

Pemegang surat utang BRI akan mulai mendapat pembayaran kupon pada 7 Februari 2020. Perseroan memastikan pembayaran kupon akan dilakukan rutin 3 bulan sekali.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi bank bri
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top